Menuju konten utama
Piala Eropa 2020

Profil Pelatih Joachim Low: Skuad & Jadwal Jerman di EURO 2021

Joachim Low undur diri sebagai pelatih Timnas Jerman usai Piala Eropa 2020 atau EURO 2021.

Profil Pelatih Joachim Low: Skuad & Jadwal Jerman di EURO 2021
Joachim Low, Pelatih Timnas Jerman. FOTO/Reuters

tirto.id - Piala Eropa 2020 yang bakal digelar mulai 12 Juni 2021 bisa jadi merupakan turnamen besar terakhir Joachim Low bersama Timnas Jerman. Ia dipastikan tidak lagi sebagai pelatih tim Panser usai EURO 2021 dan bakal digantikan oleh Hans-Dieter “Hansi” Flick.

Tidak ada yang terlalu istimewa jika membicarakan Joachim Low sebagai pemain sepak bola selain ia pernah menjadi pencetak rekor gol terbanyak SC Freiburg hingga dipecahkan oleh Nils Petersen pada 2020 lalu, atau 4 caps-nya bersama Timnas Jerman Barat U21.

Namun, soal pencapaian dan kinerja selaku pelatih, Low adalah salah satu yang terbaik. Membesut Jerman sejak 2006, Low merengkuh juara Piala Dunia 2014 setelah sebelumnya menempati peringkat 3 di Piala Dunia 2010 dan runner-up Piala Eropa 2008. Terakhir, ia membawa Der Panzer meraih trofi Piala Konfederasi 2017.

Awal Karier Melatih Joachim Low

Semasa aktif bermain dengan posisi gelandang serang, Joachim Low pernah memperkuat seabrek klub Jerman, seperti SC Freiburg, VfB Stuttgart, Eintracht Frankfurt, Karlsruher SC, FC Schaffhausen, FC Winterthur, hingga FC Frauenfeld.

Sebenarnya, Joachim Low sudah memulai karier melatihnya sejak masih menjadi pemain FC Winterthur (1992–1994), yakni sebagai juru taktik tim muda klub tersebut. Saat bermain untuk FC Frauenfeld pada 1994-1995, Low merangkap peran sebagai pelatih juga.

Sosok kelahiran Schönau im Schwarzwald , Jerman Barat, tanggal 3 Februari 1960 ini kemudian dipercaya sebagai asisten pelatih VfB Stuttgart mendampingi Rolf Fringer. Lantaran Fringer ditunjuk membesut Timnas Swiss, Low dipromosikan sebagai pelatih Stuttgart sejak 14 Agustus 1996.

Di Stuttgart inilah Joachim Low meraih trofi pertamanya. Fredi Bobic dan kawan-kawan kala itu dibawanya merengkuh gelar juara DFP Pokal 1996/1997 serta sebagai runner-up DFB Ligapokal 1997.

Joachim Low bahkan langsung berbicara di pentas Eropa dengan mengantarkan Stuttgart ke final Piala Winners 1997/1998 kendati harus menyerah dari Chelsea di partai puncak dengan skor 0-1 gara-gara gol tunggal Gianfranco Zola.

Sempat berkiprah di Turki dengan membesut Fenerbahçe (1998–1999) dan Adanaspor (2000–2001) tanpa hasil memuaskan, Joachim Low kembali bersinar saat ia bekerja di Austria bersama Tirol Innsbruck lalu Austria Wien dengan merengkuh 2 trofi.

Kian Mapan di Timnas Jerman

Berjodohnya Joachim Low dengan tim nasional negaranya tidak terlepas dari peran Jurgen Klinsmann. Usai EURO 2004, Klinsmann ditunjuk menggantikan Rudi Voller sebagai pelatih kepala Der Panzer.

Klinsmann, yang telah mengenal Low bertahun-tahun lalu saat sama-sama menjalani akademi kepelatihan, mengajak rekannya itu ikut serta sebagai asisten pelatih.

Setelah mencapai semifinal Piala Konfederasi 2005 dan Piala Dunia 2006, Klinsmann undur diri. Federasi sepak bola Jerman merasa tidak perlu mencari orang lain. Sejak 12 Juli 2006, Joachim Low resmi naik level sebagai pelatih kepala tim Panser.

Butuh waktu yang cukup lama memang bagi Joachim Low untuk membuktikan bahwa Jerman masih merupakan salah satu kekuatan terbesar sepak bola di jagat raya ini. Setahap demi setahap, tangan dingin Low mulai menunjukkan peningkatan berarti.

Jerman menjejakkan kaki final Piala Eropa 2008 yang dihelat di Austria dan Swiss. Di partai puncak tersebut, Michael Ballack dan kawan-kawan harus mengakui kemenangan Spanyol –yang kala itu memang sedang jaya-jayanya– dengan skor tipis 0-1 berkat gol Fernando Torres.

Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Jerman menempati peringkat ketiga. Dan akhirnya, Der Panzer bersama Joachim Low merengkuh gelar Piala Dunia 2014 di Brasil.

Salah satu laga paling monumental kala itu adalah ketika Miroslav Klose dan kolega melumat tuan rumah di semifinal dengan skor amat telak 1-7.

Usai terhenti di semifinal Piala Eropa 2016 di Perancis, Joachim Low kembali bertaji dengan mengantarkan Jerman menyabet trofi Piala Konfederasi 2017 di Rusia berkat kemenangan atas Chile dengan skor tipis 1-0.

Namun, tahun depannya, saat kembali tampil di Rusia dalam perhelatan Piala Dunia 2018, sang juara bertahan justru tampil mengecewakan. Jerman langsung terdepak di fase grup, bahkan terpuruk sebagai juru kunci di bawah Swedia, Meksiko, dan Korea Selatan.

Jelang EUR0 2020 yang pelaksanaannya dihelat mulai 12 Juni 2021 mendatang alias sempat ditunda akibat pandemi COVID-19, Joachim Low merasa sudah saatnya berhenti, ia mantap undur diri setelah pergelaran itu.

“Saya mengambil keputusan ini dengan sangat sadar, dengan penuh kebanggaan dan rasa terima kasih yang sangat besar, tetapi pada saat yang sama terus menjadi sangat termotivasi ketika datang ke Piala Eropa yang akan datang,” ucap Joachim Low saat menyatakan pengunduran dirinya, dikutip dari The Guardian.

“Bangga karena itu adalah sesuatu yang sangat istimewa dan suatu kehormatan bagi saya untuk terlibat di negara saya dan karena saya telah dapat bekerja dengan pesepakbola terbaik di negara ini selama hampir 17 tahun dan mendukung perkembangan mereka,” tambahnya.

Akan menjadi perpisahan yang manis andaikata Manuel Neuer dan kawan-kawan mampu mempersembahkan trofi Piala Eropa yang barangkali akan menjadi yang terakhir bagi sang pelatih, Joachim Low.

Skuad Jerman di EURO 2021

Penjaga Gawang

Manuel Neuer (Bayern Munich), Bernd Leno (Arsenal), Kevin Trapp (Eintracht Frankfurt).

Belakang

Robin Koch (Leeds), Christian Günter (Freiburg), Mats Hummels (Borussia Dortmund), Antonio Rüdiger (Chelsea), Matthias Ginter (Borussia Monchengladbach), Emre Can (Borussia Dortmund), Niklas Sule (Bayern Munich), Lukas Klostermann (RB Leipzig), Marcel Halstenberg (RB Leipzig), Robin Gosens (Atalanta).

Tengah

Toni Kroos (Real Madrid), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Thomas Muller (Bayern Munich), İlkay Gundogan (Manchester City), Leon Goretzka (Bayern Munich), Florian Neuhaus (Borussia Mönchengladbach), Jonas Hofmann (Borussia Mönchengladbach), Jamal Musiala (Bayern Munich)

Penyerang: Timo Werner (Chelsea), Serge Gnabry (Bayern Munich), Kevin Volland, (AS Monaco), Leroy Sane (Bayern Munich), Kai Havertz (Chelsea)

Jadwal Jerman di EURO 2021

Rabu, 16 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB: Perancis vs Jerman

Sabtu, 19 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB: Portugal vs Jerman

Kamis, 24 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB: Jerman vs Hongaria

Baca juga artikel terkait JOACHIM LOW atau tulisan lainnya dari Iswara N Raditya

tirto.id - Olahraga
Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Fitra Firdaus