Preview Drakor Flower of Evil Eps 2: Pembunuhan Berantai di Yeonju

Oleh: Maria Ulfa - 30 Juli 2020
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis drakor Flower of Evil episode 2: usai Moo Jin dan Hee Sung berbincang serius, keduanya tiba-tiba terlibat perkelahian.
tirto.id - Drama Korea (drakor) terbaru, Flower of Evil episode 2 akan tayang pada malam ini, Kamis (30/7/2020) pukul 22.50 KST, atau 20.50 WIB di tvN.

Dalam episode sebelumnya, ceritanya dimulai dengan kisah manis antara Baek Hee Sung (Lee Joon Gi) dan istrinya, Cha Ji Won (Moon Chae Won). Hee Sung dan Ji Won adalah pasangan menikah, dan mereka juga telah dikarunia seorang putri.

Namun, hubungan Ji Won dan orang tua Hee Sung tidaklah baik. Mertuanya itu tampak tidak menyukai Ji Won.

Hal itu diketahui setelah keduanya melakukan malam bersama dengan orang tua Hee Sung. Kebetulan, saat itu Hee Sung berulang tahun yang ke-39 tahun.

Akan tetapi, tak lama kemudian, Ji Won yang merupakan seorang polisi tidak bisa tinggal lama-lama karena ada kasus yang harus ia tangani.

Saat itu, Ibu Hee Sung, Gong Mi Ja mengatakan Hee Sung terlalu berani menikahi seorang polisi. Sementara, ayahnya bertanya apakah Hee Sung memiliki perasaan cinta terhadap Ji Won setelah mereka memiliki seorang anak?

Sambil memangku anaknya yang tertidur, Hee Sung menjelaskan, ia hanya akan memperlihatkan sisi dirinya yang ingin Ji Won lihat. Sebab ia tahu, sebagai detektif polisi, Ji Won hanya akan memercayai apa yang ia lihat.

Artinya, Hee Sung akan berpura-pura mencintai istrinya, dan akan bersikap manis hanya di hadapan istrinya saja.

Sehingga, ia meminta orang tuanya itu untuk tidak khawatir, sebab ia tidak akan ketahuan. Masih menjadi misteri apa sebenarnya yang sedang mereka bicarakan di malam itu.

Tak lama setelah itu, seorang reporter, Kim Moo Jin menemui Hee Sung di tempat kerjanya. Hee Sung sendiri bekerja sebagai pengrajin logam.

Moo Jin adalah kenalan Ji Won, sebab pekerjaan mereka yang saling berhubungan. Bahkan, Moo Jin tahu tempat itu juga dari Ji Won yang merekomendasikan kepadanya.

Saat melihat Hee Sung, Moo Jin tampak terkejut, dan anehnya, ia memanggil Hee Sung dengan sebutan Do Hyun Soo. Hee Sung sendiri tampak tidak mengelak ketika ia dipanggil dengan nama itu.

Akan tetapi, Moo Jin tiba-tiba tampak sangat ketakutan. Saat itu, ia pun membahas tentang kasus 18 tahun lalu. Yang mana, ketika Hyun Soo meninggalkan desa, saat itu juga seorang mandor proyek ditemukan meninggal.

Moo Jin pun bertanya, apakah Hyun Soo yang melakukannya? Pertanyaan itu sepertinya berdasarkan pada kasus belasan tahun lalu, ketika Hyun Soo disebut-sebut terlibat dengan pembunuhan berantai yang dilakukan oleh ayahnya, Do Min Seok.


Preview Flower of Evil Episode 2

Dalam preview untuk episode selanjutnya menceritakan, tak lama setelah percakapan antara Moo Jin dan Hee Sung berlangsung, tiba-tiba saja keduanya terlibat perkelahian.

Tak lama setelah itu, Moo Jin tampak terikat di sebuah ruang bawah tanah di ruang kerja milik Hee Sung. Kebetulan, kantor tersebut berada di lantai bawah kediaman Ji Won dan Hee Sung. Apa sebenarnya yang terjadi antara Moo Jin dan Hee Sung?

Sementara itu, terjadi kasus pembunuhan lain, dan Ji Won bersama timnya sedang menyelidiki kasus tersebut. Namun, kasus itu dinilai sangat mirip dengan kasus pembunuhan berantai di kota Yeonju yang terjadi pada 2002 lalu.

Kasus itu sendiri adalah kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Do Min Seok 18 tahun lalu. Kasus yang hingga saat ini pun masih membuat semua orang yang mengingatnya bergidik ngeri.

Menurut Nielsen Korea, Flower of Evil episode perdana yang tayang tadi malam berhasil meraih rating rata-rata sebesar 3,3 persen secara nasional, dan 4,2 persen untuk wilayah metropolitan Seoul.

Jika tidak ada perubahan jadwal, Flower of Evil episode 2 akan tayang malam ini, pukul 22.50 KST, atau 20.50 WIB di tvN. Flower of Evil akan mengisi slot drama Rabu dan Kamis, serta bisa ditonton lewat platform streaming VIU.


Baca juga artikel terkait FLOWER OF EVIL atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - Film)

Kontributor: Maria Ulfa
Penulis: Maria Ulfa
Editor: Ibnu Azis
DarkLight