tirto.id - Tim DVI Polda Sumatera Selatan masih melakukan identifikasi terhadap 16 korban meninggal dalam kecelakaan bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara (Muratara). Pemeriksaan diperkirakan berlangsung lama mengingat kondisi korban.
Salah satu korban meninggal adalah bayi perempuan berusia 1 tahun 8 bulan bernama Bela. Dia adalah putri semata wayang pasangan Aldi Septiawan (26) dan Rani (24) yang turut meninggal dunia.
Namun, kabar buruk diterima keluarga korban. Rohma (24), adik kandung korban Aldi Septiawan, mendapat informasi bahwa korban Bela sulit teridentifikasi karena kondisinya terbakar hangus.
"Tadi sudah diambil sampel, tapi untuk keponakan saya Bela itu sulit," kata Rohma di Palembang, Kamis (7/5/2026).
Kesulitan yang dimaksud, kata dia, lantaran darah Bela sudah kering. Sementara itu, pengambilan darah dari Rani, sudah dilakukan.
"Darah ibunya masih ada. Katanya diambil dari kaki kiri dan kanan, tapi darah Bela sudah kering," kata Rohma lagi.
Sebagai alternatif, keluarga diminta membawa data lain, seperti pakaian bekas korban yang tertinggal di rumah. Namun, keluarga kesulitan karena memerlukan waktu lama lantaran berada di Lampung.
"Kami disuruh bawa pakaian bekas Bela yang belum dicuci, tapi bagaimana mau mengambilnya. Belum tentu juga ada. Kami sekarang bingung mau apa," kata Rohma.
Ketua Tim DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol Wahyu Hidayati meminta keluarga bersabar karena proses identifikasi memerlukan waktu cukup lama. Pihaknya belum dapat memastikan identitas korban, termasuk bayi, meski dalam manifestasi hanya terdapat satu anak-anak.
"Memang kondisi korban kurang menguntungkan, butuh waktu lama. Untuk membedakan bayi atau tidak, nanti dulu," kata Wahyu.
Penulis: Irwanto
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































