Perolehan Medalli SEA Games 2019: Singapura Dekati Indonesia

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 4 Desember 2019
Singapura menambah dua emas di klasemen perolehan medali SEA Games 2019, mendekati Indonesia.
tirto.id - Sejak Rabu (4/12/2019) pagi hingga menjelang pukul 11.30 WIB, kontingen SEA Games Indonesia urung menambah perolehan medali emas. Kondisi ini bikin posisi Indonesia di peringkat empat klasemen perolehan medali kian rawan dikudeta oleh Singapura.

Singapura tampil menjanjikan sejak Rabu pagi. Hanya dalam hitungan jam kontingen Negeri Singa menambah total dua emas dan satu perak.

Satu medali emas di antaranya datang dari cabor lawn bowls. Wakil mereka di nomor triples putri: Nancy Toyco, Asuncion Bruce dan Ainie Knight menjadi yang terbaik setelah mengandaskan perlawanan trio Filipina dengan skor 16-13 di final.

Kemudian, sisa medali lain merupakan buah dari All Singaporean Final yang terjadi di cabor anggar nomor individual foil putri. Nicolette Berthier Amita Marie menjadi penyumbang emas usai menundukkan rekan senegaranya, Xin Wong Maxin Jie.

Dengan tambahan-tambahan medali itu, Singapura kini naik ke peringkat lima, menggeser Thailand dengan perolehan sembilan emas, 10 perak dan 15 perunggu. Mereka terpaut tiga emas dari Indonesia yang mengemas 12 emas, 20 perak dan 21 perunggu.


Posisi dua tiga teratas hingga pukul 11.30 WIB masih dikuasai Filipina, Vietnam dan Malaysia. Filipina menjadi yang paling dominan dengan 51 emas, disusul Vietnam serta Malaysia masing-masing dengan 23 dan 19 emas.

Berikut Perolehan Sementara Medali SEA Games 2019 Hingga Rabu Pagi:

Kontingen Emas Perak Perunggu Total
Filipina 51 33 19 103
Vietnam 23 27 25 75
Malaysia 19 8 15 42
Indonesia 12 20 21 53
Singapura 9 10 15 34
Thailand 8 13 20 41
Myanmar 1 6 20 27
Brunei 1 5 5 11
Kamboja 1 3 17 21
Laos 0 0 6 6
Timor Leste 0 0 0 0


Catatan: data per Rabu (4/12/2019) pukul 11.30 WIB.

Baca juga artikel terkait SEA GAMES 2019 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Agung DH
DarkLight