Menuju konten utama

Penyebab Perut Buncit dan Apa Bahayanya?

Penyebab perut buncit yang perlu diwaspadai, di antaranya tulang rapuh, penyakit jantung, hingga diabetes.

Penyebab Perut Buncit dan Apa Bahayanya?
Ilustrasi perut buncit. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Perut buncit bukanlah sesuatu hal yang baru bagi sebagian orang, terkhusus mereka yang telah menikah dan memiliki anak.

Perut buncit secara umum disebabkan karena konsumsi makanan yang mengandung lemak, garam, dan kelebihan karbohidrat.

Meskipun demikian, perut buncit juga perlu diwaspadai, karena keadaan ini dapat menyebabkan tulang rapuh, penyakit jantung, hingga diabetes.

Terdapat banyak makanan maupun minuman yang dapat menjadi penyebab utama terjadinya perut buncit.

Dilansir dari laman Naraya Medical Center, berikut ini beberapa penyebab utama perut bunci:

1. Makanan Tinggi Lemak

Ilustrasi daging di Jepang

Daging sapi kobe dengan bawang putih, garam dan merica. FOTO/iStockphoto

Makanan tinggi lemak merupakan penyebab utama dari terjadinya perut buncit. Kandungan lemak pada makanan tidak dapat dicerna dengan cepat, maka akan disimpan di dalam tubuh.

Meskipun demikian, tidak semua makanan berlemak harus dihindari, karena terdapat beberapa makanan terutama yang mengandung lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

2. Garam

 Garam Epsom

Ilustrasi Garam Epsom. foto/istockphoto

Makanan yang banyak mengandung garam dan diproses menggunakan air garam dapat membuat perut menjadi buncit.

Secara ilmiah, air tertarik terhadap natrium, sehingga ketika mengonsumsi makanan yang mengandung garam dapat menyebabkan ratensi cairan.

Hal ini dapat menyebabkan perasaan lesu, badan yang lebih gemuk, dan berat tambahan dari air.

3. Kelebihan Karbohidrat

Ilustrasi Nasi Liwet

Ilustrasi Nasi Liwet. FOTO/iStockphoto

Makanan yang mengandung banyak karbohidrat akan disimpan di dalam tubuh sebagai energi cadangan yang disebut sebagai glikogen.

Setiap gram glikogen yang disimpan setara dengan sekitar 3 gram air. Bagi seseorang yang mengonsumsi makanan karbohidrat namun tidak berolahraga, maka akan menyebabkan perut buncit.

4. Makanan dan Buah-buahan dengan Pemanis

Ilustrasi Es Buah Mangga

Ilustrasi Es Buah Mangga. foto/istockphoto

Mengonsumsi sayuran sebaiknya yang telah dimasak, buah porsi kecil, dan buah kalengan tanpa adanya pemanis.

Makanan tersebut akan memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa memperluas saluran pencernaan yang berakibat perut menjadi buncit.

Di samping beberapa contoh makanan yang menjadi penyebab utama perut buncit di atas.

Terdapat beberapa makanan dan minuman lain yang dapat menyebabkan perut bunci seperti makanan yang digoreng, makanan pedas, dan minuman berkarbonat, tinggi asam, serta beralkohol.

Perut buncit memiliki beberapa bahaya bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, lelaki dengan lemak berlebihan di sekitar perut memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Kini, periset menambahkan osteoporosis ke dalam potensi penyakit.

Infografik SC Penyebab Perut Buncit

Infografik SC Penyebab Perut Buncit. tirto.id/Sabit

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno