Liga Italia

Pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo Impikan Latih Barcelona

Oleh: Gilang Ramadhan - 28 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Marco Giampaolo, pelatih Sampdoria, mengaku impikan latih Barcelona di masa mendatang.
tirto.id - Pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo, memimpikan untuk melatih klub raksasa Spanyol, Barcelona, pada masa mendatang. Gaya permainan yang ditampilkan Giampaolo jelas terpengaruh dengan filosofi operan dan pressing tinggi Barcelona.

"Keinginan saya adalah untuk melatih Barcelona suatu hari tetapi sekarang saya telah melihat segalanya, saya tidak lagi mengejar hal-hal tertentu," ungkap pelatih berusia 51 tahun itu pada Rabu (27/3) waktu setempat.

Di bawah arahan Giampaolo, Sampdoria tercatat menjadi tim keenam yang memiliki rata-rata umpan pendek per pertandingan paling banyak di liga musim ini. Dengan angka 462 umpan pendek per laga, Il Samp hanya kalah dari AC Milan, Juventus, Napoli, Inter Milan dan Atalanta.

Sampdoria juga tercatat sebagai tim paling banyak mendapat hadiah penalti (7) di Serie A musim ini, lebih banyak satu angka dari Juventus. Namun dari total 49 gol, mereka menjadi tim ketiga terbanyak mencetak gol dari open play dengan 34 gol, hanya kalah dari Atalanta (41) dan Napoli (39).

Hingga pekan ke-28 Liga Italia Serie A, Sampdoria racikannya masih menempati posisi 9 klasemen sementara. Dengan koleksi 42 poin, Il Samp hanya terpaut 3 poin dari zona Europa League terakhir yang diduduki Lazio. Termutakhir, Sampdoria berhasil menang telak 5-2 atas tuan rumah Sassuolo.



Mantan pelatih Empoli dan Brescia itu juga memberikan komentar terkait pemainnya, Gregoire Defrel, yang tertangkap polisi sedang berkemudi dalam pengaruh minuman beralkohol. Selain itu, Giampaolo juga mengatakan, presiden klub, Massimo Ferrero, tidak terlalu memedulikan kasus Defrel tersebut. Ferrero sendiri adalah produser film yang terkenal eksentrik.

"Saya memberi tahu Defrel, ‘panggil saya untuk membawa Anda pulang nanti jika Anda minum terlalu banyak.’ Hal yang sama dapat terjadi pada saya," kata pelatih kelahiran Swiss itu.

"Dia bukan presiden seperti biasanya, dia tidak peduli tentang pemain dan aspek teknis," jelasnya. "Dia tahu dia tidak tahu. Banyak orang lain tidak tahu, tetapi mengira mereka tahu dan saat itulah masalah muncul. Dia menghindari mereka."

Pada giornata 28 nanti (31/3), Sampdoria harus menjamu lawan berat AC Milan di Stadion Luigi Ferraris. Di pertemuan pertama dengan Rossoneri di Serie A, Fabio Quagliarella dan kolega menyerah 2-3. Sampdoria juga menyerah 0-2 di ajang Coppa Italia.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Agung DH