Menuju konten utama

Mensesneg Ajak Anak Muda Beri Kontribusi Nyata untuk Bangsa

Prasetyo berkata ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 membuktikan bahwa perbedaan suku, agama, dan daerah bukanlah penghalang untuk bersatu.

Mensesneg Ajak Anak Muda Beri Kontribusi Nyata untuk Bangsa
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan media di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Pemerintah, mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda kepada seluruh pemuda dan masyarakat Indonesia.

“Atas nama Bapak Presiden dan Pemerintah, kami mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda. Momentum ini mengingatkan kita bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia,” ujar Prasetyo dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (28/10/2026).

Menurut Prasetyo, ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 membuktikan bahwa perbedaan suku, agama, dan daerah bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebab, pada saat itu para pemuda mampu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Berkaca dari perjuangan para pemuda saat itu, Prasetyo meminta agar anak-anak muda sekarang juga memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulunya. Dalam hal ini, perjuangan dapat diwujudkan melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Semangat satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa harus terus kita jaga. Generasi muda hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai gantinya, pemerintah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Dengan itu, pemuda Indonesia diharapkan memiliki karakter yang kuat, kreatif, disiplin, tangguh, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan. Mari kita jaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Prasetyo.

Baca juga artikel terkait SUMPAH PEMUDA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama