Menlu Pastikan Satu Korban Pesawat Jatuh di Perth adalah WNI

Oleh: Alexander Haryanto - 27 Januari 2017
Menlu Retno menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri RI telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban yang ada di Banten dan akan memfasilitasi kunjungan keluarga korban ke Perth guna melihat jenazah.
tirto.id - Pemerintah memastikan bahwa satu korban yang meninggal dalam kecelakaan pesawat di Swan River di Perth, Australia Barat, di tengah perayaan "Australia Day", Kamis (26/1/2017) waktu setempat adalah perempuan asal Indonesia bernama Endah Cakrawati (30).

"Satu jam setelah kecelakaan itu terjadi kita sudah kontak dengan Konsulat Jenderal kita yang ada di Perth untuk meminta keterangan dari otoritas setempat,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Jumat (27/1).

“Mereka mengatakan ada satu warga negara Indonesia yang ada di pesawat tersebut dan dinyatakan tewas," lanjutnya.

Dilaporkan Antara, Menlu Retno menyampaikan pemeriksaan "post mortem" korban meninggal dunia tersebut akan dilakukan dalam dua sampai tiga hari ke depan.

"Kemudian dapat dikonfirmasikan bahwa yang bersangkutan memang warga negara Indonesia, dari komunikasi yang dilakukan sepanjang hari ini dengan Konsulat Jenderal RI yang ada di Perth. Maka diperoleh beberapa informasi tambahan bahwa 2 sampai 3 hari ke depan akan dilakukan pemeriksaan post mortem terhadap korban meninggal tersebut," tuturnya.

Retno juga menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri RI juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban yang ada di Banten.

"Kalau semua proses selesai maka jenazah akan dipulangkan Minggu depan, karena memang ada permintaan dari keluarga bahwa jenazah akan dipulangkan atau dikembalikan ke Indonesia," kata dia.

Selain berkomunikasi dengan keluarga korban, kata dia, Kementerian Luar Negeri juga akan memfasilitasi kunjungan keluarga korban ke Perth guna melihat jenazah.

"Kita sudah fasilitasi, mudah-mudahan keluarga dari almarhumah berangkat ke Perth pada Senin atau Selasa," pungkas Retno.

Baca juga artikel terkait KORBAN PESAWAT atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Hard News)

Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight