tirto.id - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sebagai induk konglomerasi keuangan menggelar kegiatan Global Corporate Responsibility (CR) Day 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program keberlanjutan Cahaya Kasih untuk dua tahun ke depan dengan melibatkan karyawan sebagai relawan (employee volunteering).
Global CR Day 2026 berlangsung secara serentak di seluruh jaringan kantor operasional Maybank Group di 18 negara sebagai wujud aksi nyata mendorong ekonomi sirkular. Lebih dari 15.000 karyawan Maybank di seluruh dunia bersatu dalam Maybank Group Global CR Day ke-14 dan memberikan dampak positif kepada lebih dari 18.000 anggota masyarakat di berbagai wilayah operasional Maybank. Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, mereka terus berperan dalam memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan.
Group Chief Human Capital Officer Maybank, Mazhatulshima Mohd Zahid, mengatakan melalui upaya kolektif para karyawan Maybank di 15 negara, Maybank tidak hanya berupaya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga mendukung terciptanya kesejahteraan jangka panjang melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan kelestarian lingkungan.
Di Indonesia, Global CR Day pada tahun ini mengusung inisiatif utama bertajuk '#BalikBAIK'. Melalui inisiatif tersebut, Maybank Indonesia berfokus pada penerapan ekonomi sirkular melalui kegiatan upcycling—yaitu memberikan "kehidupan kedua" (second life) bagi material pascakonsumsi seperti plastik, serat tekstil, hingga bahan cetak bekas agar dapat diolah kembali menjadi produk baru yang bernilai guna, bermanfaat secara sosial, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.

Pelaksanaan kick-off kegiatan Global CR Day 2026 dipusatkan di SDN 08 Ragunan, Jakarta Selatan, dengan dihadiri oleh 50 relawan Maybankers, 20 guru, serta 150 siswa Sekolah Dasar. Secara nasional, gerakan ini dilaksanakan serentak di 66 cabang Maybank di seluruh Indonesia dengan melibatkan jaringan kerelawanan masif mencakup 1.800 karyawan Maybank, 300 guru, dan menjangkau hingga 3.250 siswa Sekolah Dasar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan, Pelaksana Bidang Pengurangan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Lisken Pretty Hutasoit, Kepala Seksi Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Budi Purwanti, Ketua Yayasan Dampak Rappo Indonesia, Andi Nurul Ulum, Kepala Sekolah SDN 08 Ragunan, Walan Yudiani, Ketua Pembina Yayasan Maybank Indonesia, Budhi Dyah Sitawati, mitra komunitas upcycling, serta relawan dari karyawan Maybank.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, bagi Maybank Group, keberadaan Bank di tengah masyarakat merupakan implementasi dari misi Humanising Financial Services. Komitmen ini diwujudkan tidak hanya dengan memberikan layanan finansial terbaik, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat serta memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi lingkungan.
Sampah sampai saat ini masih menjadi salah satu persoalan lingkungan di Indonesia. Puluhan juta ton sampah dihasilkan setiap tahunnya dan hampir 20% di antaranya merupakan sampah plastik. Melalui Gerakan #BalikBAIK, Maybank Indonesia mengajak masyarakat untuk melihat material pascakonsumsi bukan sekadar sebagai sampah, melainkan sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai melalui upcycling.
Kolaborasi Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan Melalui Cahaya Kasih
Semangat gerakan keberlanjutan Maybank Indonesia tidak berhenti pada aksi satu hari Global CR Day. Kick-off yang dilakukan ini sekaligus menandai dimulainya Program Cahaya Kasih, sebuah program keberlanjutan yang mengusung sinergi terintegrasi seluruh ekosistem Maybank Group, di mana Maybank Indonesia berperan aktif sebagai induk konglomerasi keuangan. “Melalui program Cahaya Kasih, para karyawan Maybank akan terus melakukan pendampingan serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang akan dijalankan secara konsisten selama dua tahun ke depan," ujar Steffano.
Melalui kolaborasi terintegrasi antara induk dan seluruh anak perusahaan, Program Cahaya Kasih menghadirkan #BalikBAIK Impact Hub yang berpusat di 6 Sekolah Dasar berpredikat Adiwiyata di wilayah Jabodetabek. Impact Hub ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang menghubungkan siswa, guru, orang tua, relawan Maybankers, dan komunitas upcycling lokal untuk menjadikan sekolah sebagai pusat habituasi pengolahan sampah secara bijak dan bernilai.

Pelaksanaan program Cahaya Kasih ditargetkan dapat menggerakkan dan memberi manfaat langsung kepada 500 relawan Maybankers dari Maybank Indonesia dan anak perusahaan yang terlibat aktif mendampingi komunitas, 60 guru Sekolah Dasar sebagai penggerak edukasi keberlanjutan, 3.000 siswa Sekolah Dasar sebagai generasi penjelajah lingkungan, 1.500 masyarakat/orang tua di lingkungan sekitar sekolah, serta 2 komunitas upcycling dan 60 rumah tangga yang akan bersama-sama mengimplementasikan praktik ekonomi sirkular.
Rangkaian kegiatan utama yang diselenggarakan dalam Program Cahaya Kasih mencakup edukasi Upcycling & Ekonomi Sirkular, Pembentukan #BalikBAIK Impact Hub sebagai sarana pemilahan dan pengolahan material pascakonsumsi, Keterlibatan Karyawan sebagai Relawan, serta Aksi Kolaborasi Komunitas dan Sekolah.
"Tentu saja, keberhasilan program ini tidak dapat kami lakukan sendiri. Jadi, mari kita mulai inisiatif ini dari diri sendiri untuk menggunakan, memilah, dan memberikan kembali nilai pada barang-barang di sekitar kita," tutup Steffano.

Maybank Indonesia merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memiliki jaringan regional maupun internasional Grup Maybank. Maybank Indonesia menyediakan serangkaian produk dan jasa komprehensif bagi nasabah individu maupun korporasi melalui layanan Community Financial Services (Perbankan Ritel dan Nonritel) dan Perbankan Global, serta pembiayaan otomotif melalui entitas anak yaitu WOM Finance untuk kendaraan roda dua dan Maybank Finance untuk kendaraan roda empat. Maybank Indonesia juga terus mengembangkan layanan dan kapasitas Digital Banking melalui M2U (App dan Web), M2E untuk nasabah korporasi dan berbagai saluran lainnya.
Pada Juni 2026, Maybank Indonesia memiliki 266 cabang termasuk 20 cabang Syariah dan satu cabang Mumbai, India; 20 KCP Mobile dan 634 ATM (termasuk 26 Cash Recycle Machines/CRM) yang terkoneksi dalam jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS, dan terhubung dengan ATM Maybank di Singapura, Malaysia dan Brunei. Maybank Indonesia mengelola simpanan nasabah sebesar Rp124,10 triliun dan memiliki total aset senilai Rp213,81 triliun pada Juni 2026.
Masuk tirto.id

































