Logo Hari Santri Nasional 2021 dan Filosofinya

Oleh: Syamsul Dwi Maarif - 19 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Tema Hari Santri Nasional 2021 berbunyi, “Santri Siaga Jiwa dan Raga”.
tirto.id - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2021.

Peringatan tersebut, akan dilangsungkan kembali untuk yang ke-7 kalinya, setelah pada tanggal 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta, Presiden menentapkan tanggal 22 Oktober sebagai HSN berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015.

Dikutip dari laman Kemenag, dalam memperingati HSN 2021, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah merilis tema dan logo Hari Santri 2021, pada Selasa, 21 September 2021, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Jakarta.

Tema HSN 2021 berbunyi, “Santri Siaga Jiwa dan Raga”. Tema tersebut membawa harapan bahwa santri Indonesia harus selalu siap untuk menyerahkan seluruh jiwa dan raganya dalam usaha mempertahankan persatuan tanah air dan mengimplementasikan kedamaian bagi seluruh alam.

Selain itu, tema “Siaga Jiwa dan Raga” juga merupakan bentuk komitmen perjuangan seumur hidup dari santri untuk tanah air yang telah dipupuk dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan selama menempuh pendidikan di pesantren.

Siaga Raga dapat diartikan dengan badan, tubuh, tenaga dan buah karya dari santri, yang kemudian didedikasikan untuk Indonesia.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, bahwa tema HSN membawa nilai penting terutama pada masa pandemi yang sedang berlangsung saat ini.

“Jadi, Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting di era pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) sekarang ini, di mana santri tetap disiplin dan tidak boleh lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan 5M+1D (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan Doa) demi kepentingan bersama,” pungkas Menag.

Logo HSN 2021 dan Makna Lambangnya


Logo HSN 2021 memiliki desain yang berwarna-warni dan fresh. Logo tersebut merupakan implementasi dari segala aktivitas yang dilakukan oleh santri meliputi salat, sujud, kebersamaan, semangat dan berbagi.

Menurut Menteri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, logo HSN 2021 dibagi menjadi empat bagian, yakni menggambarkan posisi salat, posisi sujud, posisi dua orang yang saling menangkupkan tangan, dan adanya lambang penunjuk sifat semangat.

Lambang dengan bentuk orang sedang salat menggambarkan bahwa santri selalu berserah diri kepada Allah SWT sebagai puncak dari segala kekuatan jiwa dan raga.

Kemudian, lambang dengan posisi orang yang sedang sujud dimaknai dengan sifat iktiar dan ketulusan supaya pandemi segera berlalu.

Sementara itu, lambang dua orang dengan tangan saling menangkup menjelaskan bahwa santri selalu saling bahu-membahu dalam kondisi duka maupun suka.

Sedangkan, adanya lambang semangat pada logo membawa makna bahwa santri dalam mengerjakan segala hal harus dilandasi dengan sifat semangat dan kerja keras supaya dapat tercapai.

Adapun link download untuk mengunduh logo HSN 2021 sebagai berikut:

LINK DONWLOAD LOGO HSN 2021

Penetapan HSN tidak dapat dilepaskan dari peristiwa bersejarah, yakni seruan Resolusi Jihad (perang) kepada umat Islam yang dibacakan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945.

Resolusi Jihad adalah seruan untuk melakukan perlawanan atau perang yang muncul sebagai akibat dari kedatangan Belanda bersama NICA.

Kedatangan tersebut, tentunya untuk kembali menguasai tanah air yang sudah merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dikutip dari buku NU: Tradisi, Relasi-Relasi Kuasa, Pencarian Wacana Baru oleh Martin van Bruinessen (1994: 52), wakil-wakil cabang NU di seluruh Jawa dan Madura berkumpul di Surabaya dan menyatakan perjuangan kemerdekaan sebagai jihad (perang suci).


Baca juga artikel terkait HARI SANTRI 2021 atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno
DarkLight