Menuju konten utama

Liga Spanyol: Atletico Madrid Potong Gaji Pemain 70% karena Corona

Update Liga Spanyol terkait pandemi corona: Atletico Madrid melakukan pemotongan gaji pemain hingga 70 persen mengikuti jejak klub-klub lain seperti Barcelona.

Liga Spanyol: Atletico Madrid Potong Gaji Pemain 70% karena Corona
Para pemain Atletico bertepuk tangan kepada para pendukung mereka di akhir pertandingan sepak bola Grup D Liga Champions di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Rabu, 18 September 2019. AP Photo / Manu Fernandez

tirto.id - Atletico Madrid memotong gaji pemain mereka sebesar 70 persen. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi krisis finansial karena pandemi virus corona COVID-19 yang melanda Spanyol. ATM tidak lagi bermain setelah LaLiga ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Draf yang kami sodorkan akan melibatkan pengurangan gaji sebesar 70 persen terhadap staf pelatih dan pemain tim utama pria, tim utama wanita, dan Atlético Madrid B," keterangan Atletico Madrid dalam laman resmi klub pada Kamis (2/4/2020).

Klub Liga Spanyol yang melakukan pemotongan gaji bukanlah Atletico Madrid saja. Barcelona, pimpinan klasemen sementara LaLiga sebelum penundaan, sudah menerapkan pemotogan gaji dengan jumlah sama, 70 persen, untuk pemain utama mereka.

Pemotongan gaji oleh Aletoco Madrid ini tidak berlaku untuk para karyawan ATM di luar yang disebutkan di atas. Total terdapat 430 karyawan dengan gaji rendah yang akan dibayar dengan gaji utuh, yang salah satu sumbernya berasal dari pemotongan gaji pemain.

ATM mendasarkan pemotongan ini pada ERTE (Expediente de Regulación Temporal de Empleo), yang diperbolehkan diterapkan di Spanyol berdasarkan Dekret Kerajaan pada 17 Maret 2020.

ERTE memungkinkan sebuah perusahaan, dalam hal ini termasuk klub sepak bola, untuk sementara waktu mengurangi jumlah jam kerja beberapa atau semua karyawan dalam jangka waktu terbatas. Konsekuensi pengurangan jumlah jam kerja ini adalah pengurangan gaji seperti yang dilakukan ATM.

ATM memang sudah tidak berkompetisi lagi sejak terjadi pembekuan kompetisi Liga Spanyol dan Liga Champions secara sementara. Sebelum penghentian sementara, Atletico ada di urutan 6 klasemen LaLiga, mengoleksi 45 poin dari 27 pertandingan. Di UCL, pasukan Diego Simeone sudah lolos ke perempat final setelah menyisihan juara bertahan, Liverpool.

Melansir laman Eurosport, keputusan yang dilakukan oleh Atletico Madrid ini kontras jika dibandingkan dengan langkah-langkah yang diambil oleh sejumlah klub Premier League. Klub seperti Tottenham Hotspur, Norwich City, dan Newcastle United gaji karyawan mereka selama jeda pertandingan sebagai dampak COVID-19.

Sementaraitu tim-tim Bundesliga, seperti Bayer Leverkusen, Borussia Moenchengladbach, Schalke 04, hingga Hoffenheim diberitakan sudah melakukan pemotongan gaji pemain untuk menyesuaian pendapatan klub selama masa pandemi virus corona ini.

Spanyol termasuk negara paling terdampak oleh pandemi corona. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Spanyol hingga Kamis (2/4/2020) waktu setempat, terdapat total 110.238 kasus corona terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 60.205 kasus adalah kasus aktif, dengan rincian 54.113 kasus ringan dan 6.092 kasus serius.

Baca juga artikel terkait LIGA SPANYOL atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Olahraga
Penulis: Beni Jo