Jakmania Berharap Stadion BMW akan Dibangun Hingga Selesai

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 15 Maret 2019
Jakmania berharap pembangunan Stadion Bersih Manusiawi Wibawa (BMW) atau yang kini secara resmi disebut Jakarta International Stadium, akan benar-benar dilaksanakan hingga selesai.
tirto.id - Sekretaris Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyampaikan harapan utamanya terkait pembangunan Stadion Bersih Manusiawi Wibawa (BMW) atau yang kini secara resmi disebut Jakarta International Stadium, akan benar-benar dilaksanakan hingga selesai.

“Harapannya memang saat ini beneran dibangun sih, karena ini sudah peletakan batu ke berapa ini,” kata Diky saat ditemui di Jakarta Utara, pada Kamis (13/3/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang telah melakukan kick-off sebagai simbol dimulainya pembangunan tersebut pada Kamis (14/3/2019).

Namun, simbol serupa, yakni peletakan batu pertama, juga telah dilakukan oleh sejumlah Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, yakni Joko Widodo pada tahun 2014, serta Djarot Syaiful Hidayat, pada tahun 2017.

Pembangunan stadion tersebut akan dijalankan oleh PT Jakarta Propertindo dengan waktu sekitar 2,5 tahun.

“Kami menjaga itu sih [agar benar-benar dibangun],” kata Diky.

Harapan lainnya, yang disampaikan Diky, stadion tersebut ke depannya memang diperuntukan oleh Persija. Pasalnya, menurut Diky, Stadion yang telah lama menjadi rumah bagi Persija pun kini sudah tak ada.

“Karena Stadion Menteng kan rumah Persija, ada lapangan Persija, ada stadion,” ujar Diky.

Namun, lanjut Diky, saat Stadion Menteng dialihfungsikan sebagai yang hari ini dikenal sebagai Taman Menteng, maka ia sudah kehilangan fungsinya bagi tim Persija.

“Dan sekarang kamu tinggal tagih bahwa ya ini menjadi milik Persija lah,” kata Diky.

“Artinya, secara fungsi menggantikan Stadion Menteng itu,” tambahnya.

Ia juga menegaskan agar Jakarta International Stadium perlu menjadikan Persija sebagai prioritas utama.


Baca juga artikel terkait STADION PERSIJA atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Maya Saputri
DarkLight