Menuju konten utama

Info Jadwal & Syarat Vaksin Booster COVID-19 di LRT Jakarta

Info syarat dan lokasi vaksin booster COVID-19 di LRT Jakarta. 

Info Jadwal & Syarat Vaksin Booster COVID-19 di LRT Jakarta
Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 dosis ketiga (booster) jenis Pfizer untuk disuntikkan pada seorang jurnalis di Malang, Jawa Timur, Selasa (18/1/2022).ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

tirto.id - LRT Jakarta telah membuka Sentra Vaksinasi COVID-19 yang sudah dimulai sejak 18 Agustus 2022.

Sentra Vaksinasi LRTJ berlokasi di Stasiun LRTJ Pegangsaan Dua, Jalan Pegangsaan Dua Nomor 80 RW 03, Jakarta Utara.

Adapun waktu pelayanan vaksinasi COVID-19 yaitu setiap hari Selasa mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Pendaftaran dilakukan di lokasi vaksinasi dan ditutup pada pukul 11.30 WIB.

Sentra Vaksinasi LRTJ melayani jenis vaksin AstraZeneca, Sinovac dan Pfizer untuk dosis 1, 2 dan 3. Kuota vaksin yang tersedia sebanyak 200 orang.

Sentra Vaksinasi LRTJ dibuka untuk seluruh wilayah di Indonesia tanpa terkecuali. Ketersediaan setiap jenis vaksin dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lokasi.

Syarat dan Ketentuan Sentra Vaksinasi LRTJ

Syarat dan ketentuan untuk mengikuti Sentra Vaksinasi LRTJ sebagai berikut, seperti disadur dari akun Instagram LRT Jakarta:

1. Ketentuan vaksinasi dosis 3 (booster) wajib memenuhi semua syarat, yaitu:

a. Dalam kondisi sehat dan diatas usia 18 tahun

b. Sudah memiliki e-ticket dosis 3 (booster) pada aplikasi Peduli Lindungi

c. Jarak minimal 3 bulan dari tanggal vaksin ke-2

2. Setiap jenis vaksin dosis 1, 2 atau 3 dapat berubah sewaktu-waktu. Menyesuaikan dengan ketersediaan stok vaksin dan kondisi di lokasi vaksinasi

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sentra Vaksinasi LRTJ dapat menghubungi contact person:

a. +62 821-6811-6769 (dr. Ardina/chat only)

b. +6221 508-999-09 (Care Center Layanan Sahabat LRTJ/Carla)

Efek Samping atau KIPI dari Vaksin COVID-19

Dilansir dari lamanCDC, efek samping pemberian vaksin biasanya terjadi dalam jangka waktu enam minggu setelah vaksin.

Efek samping vaksin berbeda di setiap orang. Bahkan efek samping dosis 1, 2, 3, dan 4 juga memiliki dosis yang berbeda-beda di setiap orang. Efek samping terjadi sebagai tanda normal bahwa tubuh sedang membangun imunitas dan berangsur menghilang dalam beberapa hari.

Efek samping yang dilaporkan setelah mendapatkan vaksin booster, sama dengan efek samping setelah vaksin pertama dan kedua.

Beberapa efek samping yang biasanya dirasakan adalah sakit kepala, demam, bengkak di tempat suntikan dan kelelahan.

Pada umumnya efek samping yang dirasakan adalah ringan sampai sedang. Namun, efek samping serius tetap mungkin bisa terjadi.

Semua jenis vaksin COVID-19 memiliki efek samping yang sama. Mulai dari Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer hingga Zifivax.

Cara Mengurangi Efek Samping atau KIPI setelah Vaksin COVID-19

Untuk mengurangi efek samping vaksin, dibutuhkan obat seperti asetaminofen, aspirin (untuk usia 18 tahun ke atas), antihistamin dan ibuprofen.

Bila memiliki riwayat penyakit tertentu, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Tidak disarankan meminum obat-obat tersebut sebelum melakukan vaksinasi agar mengurangi efek samping.

Selain itu, jangan lupa konsumsi air putih lebih banyak. Serta pakai baju yang tipis serta nyaman.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Tifa Fauziah

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Tifa Fauziah
Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Yandri Daniel Damaledo