IHSG Ditutup Anjlok ke Level 6.794 Seiring Pelemahan Bursa Global

Reporter: Dwi Aditya Putra - 1 Jul 2022 15:42 WIB
Dibaca Normal 1 menit
IHSG ditutup melemah pada sesi penutupan akhir pekan Jumat (1/7/2022). IHSG berada di level 6.794 dengan level tertinggi tercatat pada posisi 6.940.
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi penutupan akhir pekan Jumat (1/7/2022). IHSG berada di level 6.794 (-1,70 persen). Level tertinggi hari ini tercatat pada posisi 6.940. Sementara itu, level terendah indeks tercatat di 6.777.

Mengutip RTI Business, secara keseluruhan tercatat, 123 saham menguat, 435 saham melemah, dan 133 saham bergerak ditempat. Semantara itu, kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp8.914 triliun dengan nilai transaksi Rp10,77 triliun.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christopher mengatakan, IHSG ditutup melemah seiring pelemahan bursa saham secara global. Selain itu pelaku pasar juga masih ada kekhawatiran The Fed akan kembali menaikkan suku bunga hingga 75 bps di bulan Juli.

"Di sisi lain dari dalam negeri masih minim sentimen pendorong," kata Dennies dalam risetnya.

PT Bank Jago Tbk (ARTO) menjadi emiten melemah paling dalam 6,83 persen atau 625 poin ke level 8.525. Selanjutnya, saham PT Agro Yasa Lestari Tbk. (AYLS) mengalami pelemahan paling dalam 6,86 persen ke level 163.

Saham-saham yang turut melemah di antaranya HRUM, UNTR, SCMA, MEDC, dan BUKA yang masing-masing tergerus 6,8 persen, 6,69 persen, 6,36 persen, 6,3 persen, dan 5,67 persen.

Selain itu, saham 10 besar big cap juga mengalami penurunan, hanya saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang menguat 0,5 persen ke level 4.020. Didampingi saham stagnan BBCA dan BBNI.

Di sisi top gainers, saham PT Ever Shine Tex Tbk. (ESTI) menguat 25,74 persen atau 26 poin ke level 127. Selanjutnya, saham PT Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE) menguat 14,01 persen.


Baca juga artikel terkait IHSG HARI INI atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight