Menuju konten utama
Box Office

Film The House With a Clock in Its Walls Kalahkan The Predator

The House With A clock In Its Walls   berhasil menduduki peringkat puncak box office.

Film The House With a Clock in Its Walls Kalahkan The Predator
Ilustrasi. Para remaja menonton bioskop. Foto/iStock

tirto.id - Film bergenre komedi fantasi, yang juga dibintangi Jack Black dan Cate Blanchet, The House With A clock In Its Walls berhasil menduduki peringkat puncak box office.

Film yang diadaptasi dari buku anak-anak 1970-an dengan judul sama milik John Bellairs ini, menurut data yang dilansir boxofficemojo, berhasil menduduki peringkat puncak box office, dengan berhasil meraup pendapatan debut 26,85 juta dolar Amerika atau sekitar Rp399,1 miliar. Film ini telah tayang di layar kaca mulai Rabu, 19 September 2018 lalu.

Peringkat kedua ditempati A Simple Favor. Film yang menceritakan perjalanan mencari seorang teman yang menghilang secara misterius tersebut, berhasil mengumpulkan pendapatan pekan keduanya sebesar 10,4 juta dolar Amerika atau sekitar Rp154,5 miliar, menambah total pendapatan menjadi 32,56 juta dolar Amerika (sekitar Rp483,8 miliar).

Posisi ketiga diisi oleh The Nun yang meraup pendapatan pekan ketiganya sebesar 10,25 juta dolar Amerika (sekitar Rp152,2 miliar) sehingga menambah total pendapatan 100,8 juta dolar Amerika atau sekitar Rp1,49 triliun.

Peringkat keempat dihuni oleh The Predator. Film yang pada akhir pekan kemarin menduduki puncak box office dengan pendapatan kotor 24 juta dolar atau sekitar Rp355,3 miliar, terjungkal dari peringkat puncak boxoffice. dipekan keduanya, film ini mengumpulkan pendapatan sebesar 8,7 juta dolar Amerika (sekitar Rp129,2 miliar) dan menambah total pendapatan menjadi 40,43 juta dolar Amerika atau sekitar Rp600 miliar.

Posisi kelima ditempati Crazy Rich Asians yang pada pekan keenamnya mengumpulkan pendapatan 6,5 juta dolar Amerika (sekitar Rp96,85 miliar), menambah total pendapatan menjadi 159,4 juta dolar Amerika atau sekitar Rp2,37 triliun.

The House With a Clock in Its Walls menceritakan Lewis (Owen Vaccaro) anak yatim piatu berusia 10 tahun yang dikirim untuk tinggal bersama Paman Jonathan yang misterius (Jack Black) di sebuah mansion tua di Michigan.

Ketika Lewis menemukan bahwa rumah barunya tidak seperti yang terlihat, dia didorong ke dunia sihir, dan pertempuran antara kekuatan baik dan jahat.

Lewis terkejut dengan penemuan-penemuan aneh yang tersimpan di dalam rumah barunya. Benda-benda yang dapat bergerak sendiri, terutama saat ia menemukan sebuah jam eponim yang sengaja disembunyikan.

Jam ini mengundang misteri yang belum terpecahkan bagi Jonathan dan Florence. Merasa Lewis belum siap dikenalkan dengan hal-hal misterius di dalam rumah, Jonathan dan Florence mencoba menutup rahasia tersebut dalam-dalam.

Namun, di satu sisi, Lewis justru tertarik dengan benda-benda misterius. Pada sebuah malam Halloween, Lewis menemukan sebuah buku misterius. Buku yang membangkitkan yang telah mati untuk hidup kembali.

Dengan bantuan tetanga mereka, Ny. Zimmerman (Cate Blanchett) yang tak kalah misterius, Lewis dan Paman Jonathan harus sampai ke dasar rahasia menyeramkan yang ada di dalam rumah sebelum sihir dan kekacauan dilepaskan ke dunia. .

Hal lain yang menarik dari film ini adalah kemuculan Eli Roth sebagai sutradara. Eli yang selama ini dikenal selalu menyajikan cerita film horor. Mulai dari Hostel, The Green Inferno hingga drama thriller Knock Knock, kali ini, Eli Roth mencoba tantangan baru dengan menambahkan dunia fantasi dalam sentuhan filmnya.

Baca juga artikel terkait BOX OFFICE atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Film
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani