tirto.id - Pemerintah India memperpanjang masa lockdown atau karantina wilayah di negaranya hingga 3 Mei 2020 akibat virus corona COVID-19.
Awalnya, masa lockdown India berlangsung selama 21 hari yang seharusnya berakhir pada hari ini, Selasa (14/4/2020).
Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sebuah pidato mengatakan, perpanjangan masa lockdown serta langkah-langkah social distancing lainnya telah bermanfaat bagi negara meskipun banyak pengeluaran dari segi perekonomian.
India, lanjut Modi, perlu menghentikan penyebaran virus dan mengambil langkah-langkah lebih keras untuk mencegah timbulnya titik penyebaran baru virus corona.
Seperti dilansir dari CNBC, Selasa (14/4/2020), Modi menyampaikan terima kasihnya kepada rakyat India karena mau mematuhi peraturan lockdown yang diterapkan pemerintah meskipun ada banyak kesulitan yang dialami.
Sesaat sebelum Modi berpidato, beberapa negara bagian di India seperti Benggala Barat juga telah mengumumkan akan memperpanjang masa lockdown di wilayahnya.
Sebelumnya, Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal telah menginformasikan perihal keputusan perpanjangan lockdown di India melalui akun twitter resminya.
PM has taken correct decision to extend lockdown. Today, India’s position is better than many developed countries because we started lockdown early. If it is stopped now, all gains would be lost. To consolidate, it is imp to extend it
— Arvind Kejriwal (@ArvindKejriwal) April 11, 2020