Menuju konten utama
Cara Membaca Al-Quran

Contoh Mad Lin dalam Al Quran dan Hukum Bacaan Tajwidnya

Contoh mad lin atau mad layyin ditemukan pada berbagai ayat dalam Al-Qur'an. Kenali pengertian mad layyin beserta hukum bacaannya agar paham penerapannya.

Contoh Mad Lin dalam Al Quran dan Hukum Bacaan Tajwidnya
Ilustrasi membaca Al-Qur'an. Contoh mad lin dalam Al-Qur'an salah satunya ditemukan pada semua ayat pada Surah Al-Quraisy. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mad lin atau mad layyin adalah salah satu jenis mad dalam ilmu tajwid. Bagaimana cara membacanya dan contoh bacaan mad lin dalam Al-Qur'an?

Setiap muslim yang membaca Al-Qur'an sebaiknya memahami berbagai bahasan dalam ilmu tajwid, termasuk bacaan mad yang dibaca panjang. Huruf mad ada tiga yaitu alif (أ), wau (و), atau ya' (ي). Bacaan mad akan selalu ditemui dalam setiap surah Al-Quran.

Adapun mad lin harus dilafalkan sesuai tajwidnya. Jika pelafalannya tidak sesuai, maka dapat saja mengubah makna dan arti dari bacaan Al-Qur'an serta terdistorsi.

Pengertian Mad Lin dan Hukum Bacaannya dalam Ilmu Tajwid

Dalam bahasa Arab, mad (المد) artinya memanjangkan. Pengertian mad adalah memanjangkan suara ketika mengucapkan huruf-huruf mad.

Dengan kata lain, pembaca Al-Qur'an harus memanjangkan bunyi huruf atau bacaannya karena di dalam ayat tersebut terdapat salah satu huruf mad. Huruf mad tersebut yaitu alif (أ), wau (و), atau ya' (ي)

Salah satu jenis mad adalah mad lin. Ia hanya terjadi dalam kondisi waqaf atau saat pembaca Al-Qur'an memberhentikan bacaannya.

Imam Zarkasyi dalam Pelajaran Tajwid (1987) menerangkan, pengertian mad layyin yaitu mad yang terjadi ketika bacaan Al-Qur'an berhenti atau waqaf pada huruf berharakat fathah atau damah yang bertemu dengan huruf ya (ي) atau wau (و) bertanda sukun. Selanjutnya, di depan huruf ya atau wau tadi, ada lagi satu huruf yang dimatikan karena harus waqaf

Hukum bacaan mad lin wajib dilafalkan dengan panjang 2, 4, atau 6 harakat. Sebagai catatan, apabila pembaca Al-Qur'an memutuskan untuk membaca mad lin dalam 2 harakat, pembacaan waqaf mad lin selanjutnya juga harus 2 harakat. Demikian juga bila memilih membaca mad lin dengan 4 harakat atau 6 harakat, selanjutnya konsisten dengan pilihan panjang harakat tersebut.

Potongan ayat dalam Al-Qur'an yang memuat mad lin ada di berbagai tempat. Penerapannya antara lain pada kata: قُرَيْشٍ (Dibaca: Quraiisy), ٱلصَّيْفِ (As-Shaiif), dan خَوْفٍۭ (Khauuf).

Contoh Mad Lin Beserta Surat dan Ayatnya

Hukum bacaan mad lin terdapat dalam banyak ayat Al-Qur'an, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Surah Ali Imran Ayat 26

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Qulillāhumma mālikal-mulki tu`til-mulka man tasyā`u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā`u wa tu'izzu man tasyā`u wa tużillu man tasyā`, biyadikal-khaīr, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr

Artinya: "Katakanlah: 'Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu," (QS. Ali Imran [3]: 26).

2. Surah Al-Quraisy Ayat 1-4

لِإِيلَٰفِ قُرَيْشٍ

Li`īlāfi quraīsy

Artinya: "Karena kebiasaan orang-orang Quraisy," (QS. Al-Quraisy [106]: 1).

إِۦلَٰفِهِمْ رِحْلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيْفِ

Ilāfihim riḥlatasy-syitā`i waṣ-ṣaīf

Artinya: "(Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas," (QS. Al-Quraisy [106]: 2)

فَلْيَعْبُدُوا۟ رَبَّ هَٰذَا ٱلْبَيْتِ

Falya’budụ rabba hāżal-baīt

Artinya: "Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah)," (QS. Al-Quraisy [106]: 3)

ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ

Allażī aṭ’amahum min jụ’iw wa āmanahum min khaụf

Artinya: "Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan," (QS. Al-Quraisy [106]: 4)

3. Surah Ibrahim Ayat 33

وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ

Wa sakhkhara lakumusy-syamsa wal-qamara dā`ibaīn, wa sakhkhara lakumul-laila wan-nahār

Artinya: "Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang," (QS. Ibrahim [14]: 33)

4. Surah Al-Jumuah Ayat 9

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ 

Yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu'ati fas'au ilā żikrillāhi wa żarul baī' .. 

Artinya: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui," (QS. Al-Jumuah [62]: 9)

5. Surah Al-Baqarah Ayat 2

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ 

Dzālikal-kitābu lā raiba fīih ... 

Artinya: "Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," (QS. Al-Baqarah [2]: 2)

6. Surah Al-Balad Ayat 8

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ

A lam naj'al lahụ 'ainaīn

Artinya: "Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata," (QS. Al-Balad [90]: 8)

7. Surah Al-Balad Ayat 9

وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ

Wa lisānaw wa syafataīn

Artinya: "Lidah dan dua buah bibir," (QS. Al-Balad [90]: 9).

Baca juga artikel terkait HUKUM BACAAN MAD atau tulisan lainnya dari Abdul Hadi

tirto.id - Edusains
Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Ilham Choirul Anwar