BMKG: Gempa Hari Ini Terjadi di Jaya Wijaya 3,6 SR dan Aceh 5,0 SR

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 2 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
Gempa hari ini terjadi di dua daerah di Indonesia, yaitu Aceh dan Jaya Wijaya.
tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatatkan gempa terjadi di dua daerah di Indonesia pada Senin (2/9/2019) hari ini.

Gempa pertama terjadi di Pegunungan Jaya Wijaya Papua pada Senin (2/9/2019) pukul 00.13 WIB dengan magnitudo 3,6 terjadi. Wilayah pusat gempa di darat, berkedalaman 18 kilometer dari permukaan tanah.

Gempa berada pada 21 kilometer Tenggara Jaya Wijaya atau 4.19 lintang selatan, 138.82 bujur timur. Gempa dirasakan dalam skala MMI II atau lemah tanpa menimbulkan potensi kerusakan.

Gempa kedua terjadi di wilayah Kota Sinabang, Pulau Simeulue, Aceh dengan magnitudo 5,0 pada pukul 05.41 WIB dan tidak berpotensi tsunami.


Gempa berada pada jarak 44 kilometer tenggara Sinabang Aceh, tepatnya koordinat 2.10 lintang utara, 96.51 bujur timur, kedalaman 21 kilometer dari permukaan laut.

Di Sinabang, gempa dirasakan MMI I-II. MMI (Modified Mercalli Intensity) atau Skala Mercalli merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Dikutip dari situs web BMKG, Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Oleh karena itu, skala Mercalli sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain. Saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Akan tetapi, skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.


I MMI berarti getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang, II MMI berarti etaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, III MMI geetaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.


Baca juga artikel terkait BMKG atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Maya Saputri
DarkLight