Periksa Fakta

Benarkah Presiden AS Tak Benar-Benar Menerima Vaksin Booster?

Oleh: Irma Garnesia - 13 Oktober 2021
Dibaca Normal 3 menit
Biden pernah menggunakan South Court Auditorium untuk acara-acara kenegaraan lainnya.
tirto.id - Pada awal bulan Oktober 2021, sebuah informasi mengenai vaksin booster yang diterima Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tersebar di media sosial Facebook. Unggahan tersebut berbentuk tangkapan layar dari sebuah platform pesan instan. Menurut tangkapan layar tersebut, Joe Biden tidak benar-benar menerima vaksin booster dan foto itu telah direkayasa.

Tangkapan layar ini sudah berkali-kali dibagikan, dan yang ditemukan Tirto merupakan unggahan dari akun Facebook bernama I M SingaKebenaran (tautan). Dalam tangkapan layar tersebut terdapat foto Presiden AS menggulung lengan kemejanya dan menerima injeksi vaksin. Namun, tangkapan layar itu menyebut bahwa foto itu hanya pertunjukan teatrikal, karena orang yang disuntik vaksin di foto itu adalah aktor yang menyamar sebagai Biden, yakni Arthur Roberts. Disebut pula sumber informasi ini, yakni bestnewshere.com.

Periksa Fakta Vaksin Presiden Biden
Periksa Fakta Vaksin Presiden Biden. (Screenshoot/Facebook)


Unggahan dari akun ini dibagikan pada 4 Oktober 2021 dan hingga saat ini telah disukai 32 kali, mendapat 7 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 4 kali.

Unggahan lainnya dapat ditemukan di Instagram (tautan) pada 30 September 2021 lalu oleh pengguna bernama blazingpatriots. Unggahan tersebut mengklaim bahwa tak hanya Biden palsu yang ditangkap di foto itu, tapi juga bahwa tempat pengambilan foto juga direkayasa dan Biden tak benar-benar berada di White House. Tulisan pada gambar juga mengklaim bahwa vaksinnya sendiri palsu. Hingga 12 Oktober 2021, tautan Instagram tersebut telah disukai sebanyak 562 kali.

Lantas, bagaimana fakta dari unggahan tersebut?

Penelusuran Fakta

Tirto berusaha mencari informasi mengenai vaksin booster yang diterima Joe Biden ini; mulai dari lokasinya, tanggal injeksi, hingga jenis vaksin yang ia terima. Mesin pencari Google lalu mengarahkan kami pada berita dari USA Today.

Menurut kanal berita ini, Joe Biden menerima suntikan vaksin booster pada 27 September 2021 lalu, tak lama setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS merekomendasikan suntikan booster bagi kelompok usia di atas 65 tahun dan kelompok orang berisiko lain seperti orang-orang berusia 50-64 tahun dengan kondisi kesehatan tertentu

Situs berita USA Today juga mengonfirmasi foto-foto pasca suntikan vaksin booster presiden tersebut telah didistribusikan di media sosial, menjadi viral, dan dibumbui teori konspirasi.

Sebagai informasi, USA Today merupakan salah satu lembaga Pemeriksa Fakta yang diverifikasi oleh International Fact-Checking Network (IFCN) untuk bekerja sama dengan Facebook dalam memberantas misinformasi yang tersebar secara daring. Tirto juga merupakan lembaga pemeriksa fakta yang bekerja sama dengan Facebook dan telah diverifikasi oleh IFCN.

Menurut hasil pemeriksaan fakta USA Today, klaim-klaim tersebut bersifat salah sebab ada foto-foto dan video dari C-SPAN yang dapat mengonfirmasi bahwa Biden menerima vaksin booster saat itu.

Menurut video dari C-SPAN, organisasi nirlaba yang menyajikan liputan Kongres AS, kerja Senat, dan pemerintah secara umum, dapat dilihat bahwa Biden benar-benar menerima dosis ketiga vaksinnya. Biden menerima vaksin Pfizer, menurut pidato yang ia sampaikan setelahnya. Menurutnya pula, ia tak merasakan efek apapun setelah menerima vaksin dosis pertama dan dosis kedua.

Menurut USA Today pula, bukti-bukti menunjukkan bahwa Biden menerima dosis ketiga vaksin COVID-19 tersebut di South Court Auditorium of the Eisenhower Executive Building (Eisenhower Executive Building), yang juga tertulis di agenda pribadinya.

Sementara itu, Gedung Eksekutif Eisenhower merupakan gedung pemerintah AS yang terletak tepat di sebelah Gedung Putih, di ibukota Washington DC. Gedung South Court Auditorium sendiri terletak di sebelah West Wing dari Gedung Putih, tempat para anggota senat dari Partai Demokrat bekerja.

Kemudian, terkait klaim bahwa yang menerima vaksin tersebut adalah Arthur Roberts, aktor yang kerap meniru Joe Biden, hal itu tidak benar. Isu ini bisa jadi mulai berkembang sejak 23 September 2021 lalu, ketika sebuah situs bernama Real Raw News mempublikasikan sebuah artikel berjudul "Biden Ketahuan Menggunakan Orang Pengganti ketika Bertemu Boris Johnson". Yang dimaksud sebagai orang pengganti pada artikel tersebut adalah aktor Arthur Roberts.

Namun, berdasarkan keterangan terkait situs Real Raw News sendiri, situs ini memang kerap menuliskan artikel berisi humor, parodi, dan sindiran.

Berdasarkan laporan Lead Stories, Roberts memang kerap meniru Biden sejak Februari 2021 lalu. Sementara teori bahwa Presiden AS menggunakan tubuh orang lain untuk menggantikannya tentu tidak masuk akal, sebab gerak-gerik Presiden tak pernah luput dari media nasional maupun internasional setiap harinya. Apalagi jika tugas-tugas kenegaraan tersebut tiba-tiba digantikan oleh orang lain yang mirip dengan Presiden.

Selain itu, hal lain yang signifikan dari potret Roberts ketika dibandingkan dengan Biden adalah rambutnya yang lebih pirang dibanding Biden yang cenderung berambut putih. Sementara itu, dari laman IMDB Roberts sendiri, ia diketahui memiliki tinggi 1,88 meter, sementara Biden memiliki tinggi 1,82 meter menurut laman Potus.com.

Tidak hanya USA Today, beberapa situs media juga memberitakan Joe Biden yang menerima dosis booster seperti The Associated Press, Fox News, dan Reuters. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa yang menerima vaksin tersebut memang Joe Biden, dan bukan Arthur Roberts.

South Court Auditorium Bukan Rekaan Belaka


Foto di beberapa unggahan media sosial menunjukkan latar belakang buatan dengan jendela dan pepohonan di South Court Auditorium. Latar belakang tersebut memang buatan, tetapi itu tidak dibuat semata ketika Biden menerima booster.

Satu gambar yang diambil oleh fotografer AFP Brendan Smialowski menunjukkan lokasi ketika Biden menerima vaksin booster di South Court Auditorium. Keterangan foto itu berbunyi: “Presiden AS Joe Biden menyingsingkan lengan bajunya untuk menerima suntikan ketiga vaksin Pfizer COVID-19 sebagai booster di Gedung Putih.” Pada foto tersebut dapat dilihat bahwa rekan-rekan wartawan juga mengambil foto dan mengabadikan injeksi booster Biden tersebut.

Tempat yang sama juga bisa dilihat pada foto ketika Biden memberikan pernyataan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COVID-19 Global secara virtual pada 22 September 2021 lalu.

Selain itu, Biden juga pernah menggunakan South Court Auditorium ketika menandatangani Rancangan Undang-Undang, memberi pengarahan tanggap bencana, pertemuan dengan gubernur, selain acara-acara kenegaraan lainnya.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang telah dilakukan, tak benar bahwa ada rekayasa dalam pemberikan vaksin booster Joe Biden pada September 2021 lalu. Ia tak memakai peran pengganti atau berada di lokasi yang direkayasa. Lokasi yang sama juga sering digunakan oleh Presiden AS untuk acara-acara kenegaraan lainnya. Informasi yang mengklaim bahwa pemberian vaksin booster bagi Joe Biden sebagai rekaan bersifat salah sebagian (partially false).

==============

Tirto mengundang pembaca untuk mengirimkan informasi-informasi yang berpotensi hoaks ke alamat email factcheck@tirto.id atau nomor aduan WhatsApp +6288223870202. Apabila terdapat sanggahan ataupun masukan terhadap artikel-artikel periksa fakta maupun periksa data, pembaca dapat mengirimkannya ke alamat email tersebut.

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA atau tulisan menarik lainnya Irma Garnesia
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Irma Garnesia
Editor: Farida Susanty
DarkLight