Renalto Setiawan

Indeks Tulisan

Sepakbola
Senin, 16 Sept 2019

Samuel Eto'o Pensiun Meninggalkan Kenangan tentang Mou & Guardiola

Samuel Eto'o memutuskan pensiun pada 8 September 2019. Perselisihannya dengan Guardiola dan kedekatannya dengan Mourinho menjadi salah satu kisah yang paling menarik.
Olahraga
Minggu, 15 Sept 2019

Perusahaan Rokok Mundur, Prestasi Tenis Indonesia Hancur

Prestasi tenis lapangan dan tenis meja Indonesia hancur setelah perusahaan rokok menghentikan dukungannya.
Film
Jumat, 13 Sept 2019

Patrick Swayze yang Tak Pernah Lelah Menjadi Petarung Kehidupan

Patrick Swayze merangkak naik menjadi bintang Hollywood lewat kerja keras. Ia petarung hidup yang tangguh.
Gws
Selasa, 10 Sept 2019

Kratom: Penghilang Rasa Sakit atau Bikin Candu?

Sejauh ini, para peneliti belum satu suara dalam memastikan apakah kratom termasuk jenis tanaman obat atau jenis obat-obatan terlarang.
Sepakbola
Senin, 9 Sept 2019

Sejarah Logo Piala Dunia dan Selendang Musim Dingin di Qatar 2022

Kisah di balik perancangan logo Piala Dunia sejak edisi pertama tahun 1930 di Uruguay, hingga gelaran teranyar yang akan berlangsung di Qatar pada 2022.
Sepakbola
Rabu, 4 Sept 2019

Roberto Firmino Bukan False Nine Biasa

Bagaimana Roberto Firmino bisa jadi otak di balik setiap serangan berbahaya Liverpool?
Sepakbola
Minggu, 1 Sept 2019

St. Totteringham's Day di Antara Rivalitas Spurs vs Arsenal

Tradisi St. Totteringham's Day mengombinasikan dua esensi utama rivalitas sepakbola: tribalism dan shedenfruede.
Sepakbola
Sabtu, 31 Agt 2019

Tak Perlu Jadi Mourinho, Bermain Championship Manager Sudah Cukup

Anda bisa hidup seharian tanpa internet, tapi belum tentu sanggup tanpa bermain Championship Manager atau Football Manager.
Sepakbola
Sabtu, 24 Agt 2019

Rasisme di Liga Inggris: Tak Sebatas Makian di Media Sosial

Dalam satu pekan terakhir, 3 pemain jadi korban rasisme di sepakbola Inggris: Yakou Meite, Tammy Abraham, dan Paul Pogba
Sepakbola
Kamis, 22 Agt 2019

Union Berlin: Musuh Rezim Komunis Jerman, Pendatang Baru Bundesliga

Union Berlin adalah musuh rezim komunis. Saat Tembok Berlin runtuh, mereka hanya identik dengan nasib buruk. Kini, mereka berkompetisi di Bundesliga.