Indeks Tulisan

Babu dan Jongos di Masa Kolonial Bikin Betah Tuan Besar Eropa
Orang terkaya Belanda pada era kolonial bisa sampai punya 320 budak: mengurus kuda, kebun, dan macam-macam pekerjaan rumah tangga.

Sempati Air: Bisnis Militer yang Surut Bersama Soeharto
Sempati Air pernah ada ketika Soeharto jadi presiden. Awalnya milik usaha yayasan Angkatan Darat, lalu sempat pula dimiliki Tommy Soeharto.

Kostrad: Saksi Kecemerlangan Soeharto dan Redupnya Prabowo
Ketika Kostrad berdiri, karier Soeharto mulai bersinar dan pasukan komando itu kerap jadi andalan. Saat Prabowo Subianto menjabat panglimanya, karier menantu Soeharto ini justru memasuki senjakala.

Pembantu-Pembantu Khusus daripada Soeharto
Sejak menjadi Ketua Presidium Kabinet Ampera, Soeharto yang lama berdinas di militer tentu butuh pembantu ahli dalam bidang ekonomi dan politik. Ia mengangkat orang-orang terdekatnya dari Kostrad sebagai staf pribadi.

NHM, "Kompeni Kecil" Cikal Bakal Bank Mandiri
NHM yang kaya oleh Tanam Paksa dianggap pelanjut dari VOC. NHM kemudian menjadi cikal-bakal dari Bank Mandiri.

Masa Lalu "Merah" Mithun Chakraborty
Masyarakat penonton film India mengenalnya sebagai bintang film dan mantan kekasih Sridevi. Tapi Mithun Chakraborty punya masa lalu sebagai komunis India.

Mr. Sudjono: Datang Bersama Jepang, Percaya Ramalan Jayabaya
Mr. Sudjono adalah tokoh pergerakan nasional yang ikut mendarat di Banten bersama tentara Jepang yang mengalahkan Belanda pada 1942. Ia sangat percaya kepada ramalan Jayabaya.

Sridevi, si Siluman Ular Nagina
Semasa hidupnya Sridevi dikenal sebagai bintang film India. Salah satu filmnya yang paling terkenal berjudul Nagina, di mana dia berperan sebagai siluman Ular.

Termos Asalnya dari Thermos
Thermos adalah sebuah merek alat penyimpan air panas dan dingin agar awet. Ilmuwan Skotlandia James Dewar punya jasa dalam penemuannya dan diperkenalkan di pasaran oleh Reinhold Burger.

Oejeng Soewargana: Teman Karib A.H. Nasution, Ditengarai Agen CIA
Oejeng Soewargana adalah kawan sekolah dan sahabat karib Jenderal A.H. Nasution. Selain dikenal sebagai pengajar, penulis, dan pemilik penerbitan, Oejeng pernah dituduh sebagai agen CIA.
Masuk tirto.id



