Indeks Tulisan

Jenderal Sudirman Nyaris Kena Peluru Nyasar Akibat Cekcok Tentara
Jenderal Sudirman hampir nyaris kena peluru nyasar ketika Jenderal Mohamad hendak diculik anak buah Sabaruddin.

Golkar: Digagas Sukarno, Lalu Meninggalkannya
Beringin jaya.
Bergeming kokoh dalam
badai kuasa.
Bergeming kokoh dalam
badai kuasa.

BRANI: Badan Intelijen Revolusi yang Bubar karena Intrik Politik
Zulkifli Lubis membangun Badan Rahasia Negara Indonesia (BRANI) yang berada di bawah presiden. Usianya pendek karena intrik politik.

SariWangi: Pelopor Teh Celup yang Kolaps di Tangan Generasi Kedua
Johan Alexander Supit memproduksi teh celup SariWangi sejak 1972 hingga 1989, sebelum mereknya dibeli Unilever.

Mochtar Riady: Jejaknya dari Bank ke Bank Hingga Proyek Meikarta
Proyek Meikarta di bawah naungan Lippo Group sedang menjadi sorotan terkait kasus dugaan korupsi. Nama besar Lippo tak terlepas dari sosok Mochtar Riady.

Tony Wen: Pesepakbola yang Menyelundupkan Candu demi Republik
Demi NKRI, laki-laki Tionghoa ini rela menjadi penyelundup.

Lika-Liku Mohammad Sarengat, Manusia Tercepat Asia
Berlari cepat.
Unggul melesat bagai
sambaran kilat.
Unggul melesat bagai
sambaran kilat.

Badan Istimewa: Lembaga Intelijen Pertama Setelah Merdeka
Badan Istimewa didirikan Zulkifli Lubis tak lama setelah Indonesia merdeka, tapi berumur singkat karena kacaunya zaman.

Saat-Saat daripada Soeharto Menaikkan Harga BBM
Pada era Presiden Soeharto harga BBM sempat beberapa kali naik dan diikuti oleh kenaikan harga sembako.

Special Operation: Opsus Zaman Revolusi Bikinan Orang Kiri
Ketika Amir Sjarifoeddin jadi perdana menteri, ia sempat membentuk badan intel dengan tugas khusus.
Masuk tirto.id





