Indeks Tulisan

Badan Intelijen Diserbu Tentara usai Soeharto Dapat Surat Sakti
BPI yang dipimpin Subandrio dihancurkan sehari setelah Soeharto mendapatkan Supersemar. Markas BPI di Jalan Madiun tak luput diserbu tentara.

Prawoto Mangkusasmito: Nakhoda Terakhir Masyumi Sebelum Tenggelam
Karena sejumlah pentolannya terlibat dalam gerakan PRRI, maka Masyumi yang saat itu dipimpin Prawoto dibubarkan oleh Sukarno.

Di Era Hindia Belanda, Pegawai Kolonial di Papua Justru Harus Cakap
Di era Kolonial, pegawai yang dikirim ke Papua justru mereka yang cakap. Setelah Perang Dunia II, di sana Belanda juga membangun sekolah calon pegawai.

Kahar Muzakkar Culik Komandan Lembong karena Dianggap Intel Belanda
Adolf Lembong, Komandan Brigade 16, diculik orang suruh Kahar Muzakkar. Setelahnya Lembong kehilangan jabatan.

Bejo dan Liberty Malau Berseteru di Tapanuli, Hatta Turun Tangan
Perseteruan antarpejuang Republik terjadi di banyak tempat, termasuk di Tapanuli.

Di Lampung, Perwira TKR Saling Cakar karena Saling Tidak Percaya
Selama Revolusi, tidak semua pembela Republik Indonesia akur. Ada masalah kepercayaan di antara perwira didikan Jepang dan Belanda.

Di Jember, Sersan Mayor Loth Membantai Rakyat dan Para Gerilyawan
Pada masa revolusi, di Jember, Belanda menurunkan Sersan Mayor Loth--bintara KNIL yang kejam--untuk menghadapi pasukan Republik.

Kisah Hidup Harmoko, dari Wartawan Jadi "Buzzer" daripada Soeharto
Sebelum jadi menteri di Kabinet Soeharto, Harmoko adalah wartawan. Paham komunikasi massa sehingga mahir memoles citra Orde Baru.

KNIL Pribumi Selalu Diandalkan Belanda, tapi Jadi Bawahan Terus
Sejak dahulu, serdadu pribumi telah menjadi andalan militer Belanda. Meski begitu, mereka tidak pernah beranjak dari level bawahan.

Pendaratan Sekutu dan Perlawanan Sengit Jepang di Tarakan
Tak seperti dugaan Sekutu, Jepang melakukan perlawanan sengit di Tarakan meski mereka kalah jumlah.
Masuk tirto.id








