Nanda Aria

Indeks Tulisan

Ekonomi
Rabu, 22 Apr

Amran: 4 Negara Minat Pupuk RI, Minta Sampai Ratusan Ribu Ton

Amran mengatakan keempat negara itu Australia, India, Filipina, dan Brasil, bahkan India dan Australia masing-masing sudah meminta 500 ribu ton pupuk.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

DSSA-BREN Terancam Didepak dari MSCI Gegara HSC, Ini Kata BEI

BEI tekankan perusahaan yang masuk daftar HSC dapat memperbaiki kondisi struktur kepemilikan sahamnya dengan refloat atau aksi korporasi lainnya.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

Pemerintah Akan Bangun 100 Gudang Bulog Baru Senilai Rp5 Triliun

Pembangunan gudang ini didasarkan pada kebutuhan ruang penyimpanan untuk Bulog yang kian terbatas.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.541,612 Rabu Hari Ini

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 440 saham menguat, 240 melemah dan 141 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

BNI Kembalikan Seluruh Uang Gereja Aek Nabara Sebesar Rp28,25 M

Natalia berharap peristiwa ini menjadi momen pembelajaran bagi semua pihak untuk semakin diedukasi dalam proses penggunaan perbankan.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

Pemerintah Naikkan Harga Acuan Sapi Hidup Jadi Rp59.000 per Kg

Pemerintah menaikkan HAP sapi hidup sebesar Rp1.000 per kg. Menko Pangan Zulhas sebut harga masih dalam batas HET.
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

Pemerintah Beri Sinyal Lakukan Penyesuain HET Minyakita

Lonjakan harga Minyakita belakangan ini disebabkan oleh tersedotnya stok pasar untuk program bantuan pangan nasional. 
Ekonomi
Rabu, 22 Apr

IHSG Terkoreksi ke Level 7.528,343 Pagi Hari Ini

Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 4,5 miliar saham berpindah tangan melalui 299.713 kali transaksi.
Ekonomi
Selasa, 21 Apr

Mendag Sebut Minyakita Naik Bukan Akibat Minyak, tapi Plastik

Budi mengatakan, ketersediaan stok minyak goreng sebenarnya tidak bermasalah dan produsen memastikan bahwa pasokan barang ada dan tidak ada kendala.
Ekonomi
Selasa, 21 Apr

DJP Ungkap Regulasi PPN Jalan Tol Belum Ada, Masih Wacana

Inge mengatakan, pencantuman topik PPN jalan tol dalam rencana strategis DJP 2025-2029 lebih bersifat indikasi arah kebijakan ke depan.