Muhammad Naufal

Jurnalis yang biasa meliput bidang hukum, keamanan dan perkotaan.

Indeks Tulisan

Ekonomi
Selasa, 5 Mei

OJK Periksa Indosaku soal Debt Collector Buat Hoaks Kebakaran

OJK telah meminta AFPI serta komite etik untuk memberikan sanksi berupa blacklist PT TIN selaku perusahaan pihak ketiga penyedia jasa debt collector.
Ekonomi
Selasa, 5 Mei

Airlangga: Ekonomi RI Q1/2026 Tumbuh Lebih Tinggi dari Cina-AS

Airlangga sebut pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun ini ditopang oleh berbagai kebijakan pemerintah, terutama momentum Ramadan dan Idulfitri.
Sosial Budaya
Selasa, 5 Mei

BPS: Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia Timur Masih Tinggi

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia Timur masih tinggi. Papua Pegunungan catat IMR tertinggi dengan 37 kematian per 1.000 bayi.
Ekonomi
Selasa, 5 Mei

BI Sebut Pelemahan Rupiah Sejalan Dengan Mata Uang Tetangga

BI berjanji bakal terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Ekonomi
Selasa, 5 Mei

Nilai Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Tembus ke Level Rp17.407

Rupiah dibuka melemah lagi hari ini tembus ke level Rp17.407. Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi.
Ekonomi
Senin, 4 Mei

Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Aktivitas manufaktur Indonesia semakin tergerus dampak perang di Timur Tengah hingga mengalami kontraksi.
Ekonomi
Senin, 4 Mei

Pertamina Kembali Naikkan Harga BM Nonsubsidi per 4 Mei 2026

Penyesuaian harga dilakukan mengikuti mekanisme pasar dengan mempertimbangkan perkembangan global.
Bisnis
Senin, 4 Mei

ADB Kucurkan US$70 M untuk Jaringan Listrik dan Digital di Asia

ADB kucurkan 70 miliar dolar AS untuk jaringan listrik dan digital di Asia sampai 2035 sebagai inisiatif energi terbarukan dan infrastruktur digital.
Ekonomi
Senin, 4 Mei

Rupiah Dibuka Stagnan di Level Rp17.337 per Dolar AS, 4 Mei 2026

Pergerakan mata uang kawasan Asia dan Eropa terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini, Senin (4/5/2026).
News Plus
Sabtu, 2 Mei

Pengguna PayLater Naik, Alarm Masyarakat Mulai Makan Utang?

Terjadi fenomena pergeseran dari 'Makan Tabungan' jadi ‘Makan Utang', imbas daya beli warga yang tergerus.