Indeks Tulisan

20 Mei 1998: 14 Menteri Tolak Gabung Kabinet Reformasi
Detik-detik terakhir KO-nya Soeharto: 14 menteri menolak bergabung dengan Kabinet Reformasi yang digagas sehari sebelumnya.

19 Mei 1998: Soeharto Belum Mau Mundur
Entah keras kepala, entah gagap melihat situasi, Soeharto belum mau mundur juga. Ia mencoba bertaktik dengan bertemu para ulama dan tokoh masyarakat.

18 Mei 1998: Ketua MPR Desak Soeharto Mundur
Mahasiswa berhasil menguasai gedung DPR/MPR dan sang ketua parlemen mendesak Soeharto segera mundur.

17 Mei 1998: Kehidupan Sehari-Hari Mulai Pulih
Setelah dilanda kerusuhan selama tiga hari, kehidupan mulai berjalan normal kembali.

16 Mei 1998: Republik Rusuh, ABRI Minta Maaf
ABRI secara resmi meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi selama 13-15 Mei 1998.

15 Mei 1998: Toko-Toko Dibakar, Ratusan Orang Tewas
Ratusan orang tewas terpanggang di hari puncak kerusuhan Jakarta. Sementara itu, para tokoh oposisi mulai merapatkan barisan.

14 Mei 1998: Ibu Kota Mencekam
Hingga satu hari setelah kerusuhan melanda, Jakarta dan beberapa kota lain diselimuti kekhawatiran dan kepanikan.

13 Mei 1998: Kerusuhan Membakar Republik
Inilah dimulainya hari-hari paling kelam menjelang Soeharto lengser. Kerusuhan, pembakaran, penjarahan, dan persekusi terhadap etnis Cina merebak di mana-mana.

12 Mei 1998: Empat Mahasiswa Trisakti Ditembak Aparat
Tragedi terjadi di hari ini dua puluh tahun lalu: empat demonstran gugur kena tembak peluru tajam aparat.

11 Mei 1998: IMF Bantah Jadi Biang Keladi Krisis
IMF menolak tuduhan sebagai biang keladi krisis ekonomi dan politik. Sementara Amien Rais akan membentuk Majelis Kepemimpinan Rakyat.
Masuk tirto.id







