Indeks Tulisan

Batik sebagai Politik Budaya Orde Baru
Soeharto rajin memberikan batik sebagai cendera mata bagi para tamu negara, sementara yang pertama kali mewajibkan PNS berseragam batik adalah Ali Sadikin.

Gaya Demonstrasi Insan Film Melawan Diskriminasi Sinema Orba
Pemerintah Orba dan pengusaha bioskop mengurangi jatah tayang film Indonesia. Farouk Afero memprotesnya lewat demonstrasi tunggal.

Ketika Emak-Emak Gerwani Kampanye Ganyang Film Hollywood
Bersama Gerwani, Utami menyerukan kepada masyarakat untuk masuk ke bioskop-bioskop dan menggulung habis dominasi film Amerika di Indonesia.

Perjuangan Kowani & Sejarah Penetapan Batas Minimal Usia Perkawinan
Kongres Wanita Indonesia sejak lama memperjuangkan undang-undang batas minimal usia perkawinan. Usaha mereka kerap mendapat tentangan sejumlah pihak.

Alasan Jepang Berperang untuk Menolong Kemerdekaan RI itu Bohong
"Sebagian unsur pemerintah Jepang ingin melakukan pembenaran terhadap kelakuan Jepang dengan mengatakan bahwa alasan berperang adalah untuk menolong kemerdekaan. Itu menurut saya bohong."

Cara Gerwani Lawan Kekerasan Seksual dan Kawin Paksa
Gerwani memerangi poligami dan nikah paksa. Pernikahan Sukarno dengan Hartini membuat posisinya sulit.

Intrik Politik Orang-Orang Belanda di Belakang Perjuangan Kartini
Perjuangan Kartini menempuh ilmu di Belanda dikhawatirkan dapat mendorong kelahiran kaum proletariat kerah putih pribumi yang suka menunjuk keburukan sosial di Hindia Belanda.

Sayap Kartini yang Tak Patah oleh Pingitan dan Perkawinan
Masa pingitan tak membuat Kartini putus asa, ia justru banyak melahirkan gagasan tentang pendidikan perempuan.
Petani Bekerja 24 Jam: Menengok Kembali Masa Tanam Paksa
Jika tidak direvisi, ucapan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, yang meminta petani bekerja 24 jam, rentan dianggap tak ubahnya sistem tanam paksa seperti zaman kolonial.

BJ Habibie dan ICMI: Jembatan Soeharto Meraih Dukungan Umat Islam
Soeharto butuh orang untuk mendekati kalangan Muslim modernis perkotaan. Orang yang tepat? Siapa lagi kalau bukan Habibie.
Masuk tirto.id








