Indeks Tulisan

"Kepak Sayap Kebhinekaan" Tak Cukup "Selamatkan" Puan
PDIP menyebut baliho "Kepak Sayap Kebhinekan" bukan untuk kampanye 2024. Kalaupun untuk politik praktis, itu juga tak efektif.

Menolak Takluk di Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade Tokyo menjadi sarana bagi atlet dari negara yang tidak dikenal dunia untuk unjuk kebolehan sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme rakyat.

Merepresi Atas Nama Penanganan Pandemi
Demonstrasi dulu jadi senjata kuat menekan pemerintah yang melenceng dari jalur. Tapi pandemi membuat mereka terlindungi dari kritik jalanan.

Masalah Rektor UI Belum Selesai Meski Tak Lagi Rangkap Jabatan
Rektor UI sudah mundur dari jabatan Wakil Komisaris Utama Bank BRI. Namun masalah tidak benar-benar tuntas. Tetap ada potensi rangkap jabatan dan politik.

Minim Capaian, DPR Minta Keistimewaan di Tengah Kesulitan Rakyat
Anggota DPR menuntut keistimewaan di tengah banyaknya tenaga kesehatan yang lebih membutuhkan pertolongan.

Gotong Royong Warga Sambil Menunggu Pemerintah Lebih Berguna
Aksi gotong royong warga muncul sebagai gerakan sosial di saat pemerintah bergerak lambat, sibuk dengan eufemisme dan oksimoron.

Moeldoko, Kerukunan Tani, dan Aksi Bagi-Bagi Obat Cacing
Moeldoko tidak bisa pakai militer untuk tangani pandemi seperti Jokowi. Dia kemudian beralih ke petani dengan kembali menggunakan atribusi Ketua Umum HKTI.

Hari-Hari Terakhir Lionel Messi di Catalonia
Hanya Ronaldinho pemain Barcelona yang disanjung di Bernabeu. Sosok itu dilepas demi kebangkitan Messiah, yang kini kontraknya habis.

Gagal Reformasi Era Jokowi, Panggung Transformasi Gerakan Mahasiswa
Gagalnya agenda Reformasi menyuburkan kembali pergerakan mahasiswa yang selama ini tak begitu menonjol.

Sebelum Ronaldo Memecahkan Rekor Lagi
Ronaldo tertinggal satu gol dari sejarah. Langkahnya diadang Belgia dan dia harus menunggu setidaknya dua bulan untuk memecahkannya.
Masuk tirto.id







