Ayu Mumpuni

Ayu Mumpuni biasa dipanggil Ayu. Saat ini menjadi reporter desk Polhukam di Tirto sejak Oktober 2023. Sejak lulus dari Universitas Diponegoro Semarang, Tirto menjadi kantor media keduanya. Sejak awal menjadi jurnalis, Ayu memang selalu bergelut di isu politik, hukum, dan keamanan. 

Indeks Tulisan

Hukum
Rabu, 7 Jan

Polri Bongkar Operasional 21 Situs Judol, Sita Aset Rp96,7 M

Polisi tetapkan lima tersangka operasional 21 situs judi online.
Hukum
Rabu, 7 Jan

Ledakan SMAN 72 Disebut Jadi Inspirasi Aksi Kekerasan di Moskow

Densus 88 menyebut seorang remaja bernama Mario Nouval (15) melakukan penusukan di Odintsovo, Moskow, Rusia pada 16 Desember 2025.
Hukum
Rabu, 7 Jan

Presiden Akan Keluarkan Peraturan Pencegahan Ekstremisme

Hal ini dianggap sangat diperlukan, sebab paham ekstremisme sudah menyasar anak di bawah umur.
Hukum
Rabu, 7 Jan

70 Anak di Indonesia Terpapar Grup Kekerasan Ekstremisme

Anak-anak yang terpapar The True Crime Community tersebar di 19 provinsi di Indonesia.
Hukum
Rabu, 7 Jan

Wagub Babel Hellyana Diperiksa Bareskrim terkait Ijazah Palsu

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, merasa dikriminalisasi melalui tudingan ijazah palsu.
Sosial Budaya
Rabu, 7 Jan

KPAI Beberkan Penyebab Paparan Paham Neo-Nazi pada Anak

KPAI mendorong penguatan pencegahan melalui edukasi dan literasi digital yang berperspektif anak.
Hukum
Rabu, 7 Jan

Polisi: Jurnalis di Morowali Diduga Terlibat Pembakaran PT RCP

Investigasi AJI dan KKJ menemukan fakta Royman M. Hamid tak sedang melakukan peliputan saat pembakaran kantor PT RCP di Morowali.
Hukum
Selasa, 6 Jan

Polisi Jelaskan Duduk Perkara Kasus Dugaan Penipuan Richard Lee

Kasus ini berawal dari laporan yang dilayangkan Amira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) melalui kuasa hukumnya.
Hukum
Selasa, 6 Jan

Polri Duga Gelondongan Kayu di Aceh Tamiang Hasil Buka Lahan

Hasil penelusuran Bareskrim Polri bahwa kayu gelondongan itu diduga hasil dari ilegal logging.
Hukum
Selasa, 6 Jan

Kadispenad soal TNI di Sidang Nadiem: Permintaan Kejaksaan

Kadipenad, Brigjen TNI Donny Pramono menyatakan keberadaan tiga anggota TNI di ruang sidang tersebut tidak terkait dengan perkara.