Indeks Tulisan
Pungli dan Korupsi di Kepolisian Kita
Pungli dan korupsi telah mengakar di tubuh Polri. Pelakunya dari tingkatan bintara hingga perwira tinggi.
Celah Suap di Tubuh Polri
Saban tahun anggaran Polri selalu naik, tapi sangat minim buat operasi mengusut kasus-kasus pidana. Siasatnya, Polri menerima sumbangan dari pengusaha sampai "memelihara" kejahatan.

"Islam dan Yahudi itu Bersaudara"
Seorang keturunan Yahudi yang lahir di Surabaya memandang identitasnya serta kesan dia atas pergaulan antar-agama di Indonesia.
Untung Rugi Menjadi Sopir Taksi Online
Banyak yang kepincut menjadi mitra taksi online karena iming-iming pendapatannya besar. Buat mencapainya, mereka bertarung di jalanan Jakarta.

"Saya Juga Bisa Datangkan Kopassus dari Serang, Tapi..."
Lokasi perusahaan air minum kemasan Le Minerale terletak di kawasan resapan air, kawasan lindung geologi, dan lahan pertanian pangan berkelanjutan—penyangga sumber kehidupan warga.
Sesegar Le Minerale, Sepahit Perampasan Mata Air
Sedikitnya ada delapan mata air yang menopang kehidupan warga dan alirannya melintasi dua kabupaten. Warga khawatir sumber air menyusut menyusul kehadiran pabrik Mayora Group.
Melawan Penyedotan Mata Air oleh Mayora Group
Sejak 2014 warga melancarkan protes mengusir PT Tirta Fresindo Jaya, anak perusahaan Mayora Group, yang akan membangun pabrik air minum kemasan Le Minerale. Lokasi itu adalah sumber mata air yang menopang kehidupan warga. Protes memuncak pada awal Februari 2017 dan berujung kriminalisasi.

Beda Sepeda Jokowi dan Sukarno
Bagi-bagi sepeda oleh Presiden Joko Widodo disebut sebagai cara mendekatkan diri kepada rakyat. Jauh sebelum Jokowi melakukan itu, Presiden Sukarno sudah lebih dulu melakukannya untuk mendengar petani Marhaein.

Saat Megawati Enggan Menemui Wong Cilik Petani Kendeng
Petani Kendeng percaya Megawati Soekarnoputri sebagai ibu bumi mau membela petani, konstituen yang memenangkan PDIP dalam pemilu 2014.
Menuntut Jokowi Mendengarkan Ibu Bumi Petani Kendeng
Petani Kendeng mengecor kaki untuk kali kedua demi suaranya didengar oleh Presiden Jokowi setelah gugatannya dikabulkan oleh Mahkamah Agung. Menunggu kajian lingkungan rampung akhir Maret nanti.
Masuk tirto.id





