Apa Saja Jenis Kabel untuk Transmisi Data Jaringan Komputer?

Oleh: Ahmad Efendi - 18 Agustus 2021
Dibaca Normal 2 menit
Mengetahui jenis-jenis kabel yang dipakai dalam transmisi data jaringan komputer.
tirto.id - Jaringan berasal dari kata dasar “jaring”, yang artinya “perangkap, masing-masing talinya saling terhubung”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ia diartikan sebagai sekelompok komputer dan perangkat terkait yang dihubungkan dengan fasilitas komunikasi.

Dengan demikian, menurut laman SMPN 3 Krian Sidoarjo, jaringan komputer berarti suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang berdiri sendiri (stand alone).

Komputer-komputer dalam sebuah jaringan saling berkomunikasi, bertukar informasi, dan dapat menggunakan resources yang dapat digunakan bersama melalui sebuah media. Resources ini dapat berupa hardware seperti printer, hardisk, faksimili, dan lain-lain.

Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri, di antaranya:

- Biaya atau sumber daya lebih efisien Misalnya, dengan satu printer dapat digunakan untuk banyak pengguna.

- Menjaga informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.

- Mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.

- Kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien

Dalam sebuah jaringan, yang mana satu komputer terhubung dengan komputer lain, tentunya dibutuhkan perangkat-perangkat pendukung untuk menghubungkan semua komputer sehingga dapat berkomunikasi. Salah satunya adalah perangkat keras kabel jaringan.

Jenis-Jenis Kabel Jaringan Komputer

Kabel jaringan merupakan salah satu media transmisi yang digunakan pada jaringan komputer agar setiap komputer/perangkat yang tergabung di dalamnya dapat saling berkomunikasi.

Sebenarnya, terdapat pula media transmisi yang tidak menggunakan kabel (wireless). Namun, dibandingkan wireless, media kabel lebih memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi serta jangkauan yang lebih jauh.

Berikut ini jenis-jenis kabel jaringan komputer:

a.) Kabel Coaxial

Kabel coaxial adalah jenis kabel yang terdiri atas dua penghantar, di mana salah satu penghantarnya berada di tengah kabel dan dikeliling oleh penghantar satunya lagi dengan pola melingkar. Prinsip kerja coaxial dengan cara menghantarkan arus atau sinyal listrik dari sumber ke tujuan.

Saat ini, kabel jenis coaxial sudah mulai ditinggalkan karena port untuk konektor BNC yang dipakai sudah jarang ditemukan pada perangkat komputer.

Selain itu, instalasi jaringan dengan kabel coaxial juga sulit dan butuh keahlian esktra terutama dalam membuat atau memasang konektor.

Bagian-bagian kabel coaxial ialah sebagai berikut:

- Isolator luar (outer jacket) yang merupakan bagian kulit pembungkus terluar untuk melindungi seluruh bagian kabel.

- Pelindung atau disebut juga grounding (barided copper shielding) yang merupakan serabut kabel terpilin bersilang yang berfungsi mengantisipasi frekuensi listrik yang tidak diinginkan.

- Isolator dalam (plastic insulation) yang merupakan kulit pelapis kabel konduktor.

- Konduktor (copper cunductor) merupakan inti kabel tunggal atau serabut yang berfungsi sebagai medium transmisi data.

b.) Kabel Twisted Pair

Kabel twisted pair merupakan kabel jaringan yang didalamnya terdiri atas beberapa kabel yang saling berpasangan.

Sama seperti kabel coaxial, cara kerja dari kabel twisted pair adalah dengan mengahantarkan arus atau sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Kabel twisted pair ini terbagi atas dua jenis, yaitu STP (Shielded Twisted Pair) dan UTP (Unshielded Twisted Pair).

STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus tembaga/alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Sementara UTP merupakan kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel terpilin mirip kabel telepon.

Untuk Kabel twisted pair sendiri jangkauannya tidak lebih jauh dari 100 meter. Kecepatannya pun bervariasi, mulai dari 10 Megabit per detik (Mbps) sampai 10.000 Mbps.

c.) Kabel Fiber Optik

Tidak seperti dua kabel sebelumnya, yang menggunakan tembaga sebagai media penghantarnya. Kabel fiber optik ini tebuat dari serat kaca atau plastik yang sangat tipis. Karena terbuat dari kaca, sinyal yang dikirim oleh FO ini berupa cahaya dari sumber ke tujuan.

Maka, tidak heran jika transmisi kabel ini lebih cepat dibandingkan dengan dua kabel sebelumnya. Namun, kabel jenis ini juga memiliki kelemahan, salah satunya adalah gangguan (noise) yang sering terjadi apabila tertekuk walaupun hanya sedikit.

Bagian-bagian kabel fiber optik adalah sebagai berikut:

- Pelindung kabel (cable jacket) yang merupakan bagian kulit pembungkus terluar untuk melindungi seluruh bagian kabel.

- Pelindung fiber (strengthening fibers) berfungsi menjaga kabel dari benturan keras.

- Lapisan plastik (coating) berfungsi menjaga kabel dari tekukan.

- Lapisan tipis (cladding) berfungsi sebagai pembatas yang memuat gelombang cahaya sehingga data dapat ditransmisikan.

- Fisik medium utama (core) berfungsi sebagai medium transmisi data.


Baca juga artikel terkait TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI atau tulisan menarik lainnya Ahmad Efendi
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ahmad Efendi
Penulis: Ahmad Efendi
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight