Menuju konten utama

Apa Itu Makrame, Pengertian, dan Cara Pembuatannya?

Makrame merupakan kerajinan tangan yang memiliki model fungsional dan bernilai estetika tinggi. Pelajari info selengkapnya terkait makrame di sini.

Apa Itu Makrame, Pengertian, dan Cara Pembuatannya?
Ilustrasi Makrame. FOto/iStockphoto

tirto.id - Makrame adalah karya seni tangan (handmade) untuk menggabungkan simpul yang terdiri atas beberapa tali atau benang. Karya seni makrame dapat berupa hiasan atau barang siap pakai.

Untuk dapat membuat makrame, seseorang perlu memiliki keahlian menyimpul tali mulai dari dua buah tali, empat buah tali, dan sebagainya untuk menghasilkan sebuah karya kerajinan tangan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan dengan seni makrame? Artikel ini akan membahas mengenai kerajinan makrame, teknik makrame, dan contoh makrame. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Seni Makrame?

Dilansir dari laman resmi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, makrame berasal dari kata mikramah yang berarti hiasan tangan atau anyaman.

Secara umum, seni makrame adalah seni kerajinan tangan yang dibuat dengan teknik simpul-menyimpul tali atau benang untuk membentuk berbagai pola dan hiasan tanpa menggunakan alat tenun atau jahit.

Sementara itu, simpul adalah bentuk ikatan pada tali atau benang. Ikatan ini dapat digunakan untuk barang-barang sesuai kebutuhan ataupun hanya untuk estetika. Bahan yang digunakan dalam pembuatan makrame berupa tali katun, rami, nilon, hingga benang wol.

Ciri khas dari kerajinan makrame ialah terletak pada pola simpul dekoratif yang dihasilkan. Makrame umumnya dibuat dengan memanfaatkan berbagai jenis simpul, seperti simpul anyam, simpul rajut, simpul menjahit, dan lain sebagainya.

Bahan Makrame

Dikutip dari buku Sukses Semua Ulangan SD/MI Kelas 5, bahan pembuat makrame terbagi atas dua bagian, berikut informasi selengkapnya:

1. Serat Alam

Umumnya, serat alam dibuat dari serat tumbuh-tumbuhan. Ciri-ciri serat alam, adalah teksturnya sedikit kasar dan serat dari tali dapat terlihat dengan lebih jelas. Contoh dari serat alam, yaitu serat kulit kelapa, serat pohon waru, dan serat rotan.

2. Serat Buatan

Serat buatan merupakan serat atau tali yang berasal dari bahan sintetis. Umumnya, diproduksi dengan skala besar oleh pabrik benang. Ciri-ciri serat buatan, yaitu halus, tahan lama, dan lebih kuat dari serat alami. Contohnya, serat dari nilon dan rafia.

infografik SC makrame

infografik SC makrame. (tirto.id/Quita)

Teknik Makrame

Melansir Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,dan Teknologi, berikut ialah teknik pembuatan seni makrame:

1. Teknik Anyaman

Teknik anyaman adalah teknik membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menumpang tindihkan (menyilangkan). Umumnya bahan anyam yang digunakan, yaitu berupa lungsi dan pakan.

Bahan-bahan anyaman ini dapat dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang sudah dikeringkan, seperti lidi, rotan, akar, dan dedaunan untuk dijadikan suatu rumpun yang kuat (tampar).

2. Teknik Simpul

Teknik simpul merupakan bentuk ikatan pada tali atau benang, ikatan ini bermanfaat untuk dijadikan hiasan. Teknik ini sering digunakan untuk membuat karya seni makrame.

3. Teknik Rajut

Rajut adalah teknik membuat kain dan pakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Untuk merajut, seseorang hanya menggunakan sehelai benang.

Teknik ini dapat dilakukan dengan tangan ataupun mesin. Teknik dasar dalam merajut, yaitu tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang.

4. Teknik Menempel

Teknik menempel adalah merancang pembuatan karya seni rupa dengan cara melekatkan suatu bahan pada tempat tertentu. Bahan ini dapat menggunakan baik dengan bahan yang sama ataupun bahan yang berbeda.

5. Teknik Menjahit

Teknik menjahit dilakukan dengan cara menyambungkan kain dan bahan-bahan lain yang bisa dilalui jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan (manual) atau mesin jahit.

Contoh Makrame

Beragam contoh makrame kini hadir dengan desain yang semakin modern dan fungsional. Salah satunya adalah makrame gantung pot yang dapat mempercantik ruangan sekaligus menambah kesan alami.

Selain itu, makrame hiasan dinding juga banyak diminati karena motifnya yang unik dan estetik. Model ini sering dipadukan dengan gaya dekorasi minimalis untuk menciptakan suasana hangat dan artistik.

Berikut ini ialah contoh makrame yang dapat menjadi referensi untuk membuat kerajinan makrame, cek di bawah ini:

1. Makrame Gantung Pot (Plant Hanger)

Digunakan untuk menggantung pot tanaman hias agar tampak lebih menarik. Biasanya dibuat dari tali katun tebal dengan simpul spiral atau square knot.

2. Makrame Hiasan Dinding (Wall Hanging)

Menjadi dekorasi rumah yang memberi kesan alami dan estetik. Dibuat dari kombinasi simpul-simpul rumit dengan pola geometris atau bohemian.

3. Makrame Tirai (Curtain Macrame)

Berfungsi sebagai pembatas ruangan atau penutup jendela dengan sentuhan artistik. Polanya dibuat dari simpul-simpul berulang yang membentuk tekstur lembut dan rapi.

4. Makrame Gelang (Bracelet Macrame)

Aksesori tangan yang dibuat dari benang nilon atau tali kecil berwarna-warni. Biasanya menggunakan simpul square knot agar kuat dan memiliki motif menarik.

5. Makrame Tas (Bag Macrame)

Tas anyaman tali yang populer karena tampilannya unik dan ramah lingkungan. Dibuat dari simpul padat dengan tambahan pegangan kayu atau tali besar.

Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Modul Ajar. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!

Kumpulan Artikel Modul Ajar

Baca juga artikel terkait MATERI AJAR atau tulisan lainnya dari Ega Krisnawati

tirto.id - Edusains
Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Penyelaras: Indyra Yasmin