Angelina Jolie Mengaku Pernah Dilecehkan Harvey Weinstein

Angelina Jolie Mengaku Pernah Dilecehkan Harvey Weinstein
Aktris dan sutradara Angelina Jolie. Foto/Shutterstock
Reporter: Yuliana Ratnasari
11 Oktober, 2017 dibaca normal 1:30 menit
Gwyneth Paltrow dan Angelina Jolie menuduh produser film Hollywood Harvey Weinstein melakukan pelecehan seksual sejak dini saat mereka memulai karier.
tirto.id - Skandal pelecehan seksual yang dilakukan Harvey Weinstein semakin dalam saat sebuah artikel di New Yorker melaporkan, tiga wanita menuduh produser terkenal Hollywood itu melakukan pemerkosaan. Namun melalui juru bicaranya, Weinstein menolak dengan tegas tuduhan itu.

Tudingan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah hampir selusin wanita menceritakan pelecehan seksual oleh Weinstein yang seorang produser film pemenang Oscar Shakespeare in Love, The Artist dan The English Patient kepada New York Times. Hal ini membuat perusahaan produksi Weinstein memecat sendiri pendiri dan petingginya itu.

Sementara itu, Selasa (10/10/2017), aktris Gwyneth Paltrow dan Angelina Jolie bergabung dengan para wanita yang ikut bersuara. Keduanya juga membuat tuduhan pernah dilecehkan secara seksual oleh Weinstein.

Paltrow dan Jolie menuduh Weinstein melakukan pelecehan seksual sejak dini saat memulai karier mereka. Paltrow mengklaim di New York Times bahwa insiden tersebut terjadi tepat setelah dia masuk untuk peran utama Emma, adaptasi dari novel Jane Austen, yang akan meluncurkannya sebagai bintang.

Di hotel Peninsula Beverly Hills, Paltrow mengklaim, menurut New York Times, Weinstein mengakhiri pertemuan bisnis dengan "meletakkan tangannya ke arahnya [Paltrow] dan menyarankan agar mereka menuju kamar tidur untuk pijat." Namun, Paltrow menolak ajakan itu.

Sementara itu, Jolie menanggapi pelecehan itu kepada surat kabar tersebut dalam sebuah email. "Saya memiliki pengalaman buruk dengan Harvey Weinstein di masa muda saya, dan sebagai hasilnya, memilih untuk tidak pernah bekerja dengannya lagi dan memperingatkan orang lain saat mereka akan melakukannya."

Aktris sekaligus sutradara itu menambahkan: "Perilaku [pelecehan seksual] ini terhadap wanita di bidang apapun, negara manapun tidak dapat diterima."

Kasus pelecehan seksual ini terungkap saat seorang aktris dan sutradara Italia Asia Argento; Lucia Evans, mantan aktris; dan seorang wanita yang tidak disebutkan namanya menuduh Weinstein memaksa mereka melakukan hubungan seks dalam artikel yang ditulis oleh Ronan Farrow di New Yorker.

Empat wanita lainnya mengatakan kepada majalah itu bahwa Weinstein menyentuhnya tanpa persetujuan mereka dengan cara yang "bisa digolongkan sebagai serangan."

Yang lainnya, termasuk aktris Mira Sorvino dan Rosanna Arquette, juga menuduh pelecehan seksual oleh bos Hollywood itu.

"Tuduhan terhadap seks non-konsensual ditolak oleh Weinstein," kata seorang juru bicara kepada New Yorker. "Weinstein jelas tidak dapat berbicara dengan tuduhan anonim, namun sehubungan dengan wanita mana pun yang telah membuat tuduhan atas catatan tersebut, Weinstein percaya bahwa semua hubungan ini bersifat konsensual," tambahnya.

Dikutip The Guardian, setelah artikel New York Times minggu lalu, Weinstein meminta maaf atas tingkah lakunya yang lalu namun menyangkal tuduhan spesifik tersebut terhadapnya. Pengacara tim hukum Weinstein membantah bahwa dia terlibat dalam pelecehan seksual ilegal dan telah mengancam untuk menuntut atas pernyataan yang tidak akurat. Timnya belum mengajukan tuntutan pencemaran nama baik atau menyatakan pernyataan mana yang tidak tepat.

Baca juga artikel terkait PELECEHAN SEKSUAL PEREMPUAN atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - rat/rat)

Keyword