240 Nakes di Jayapura Positif Corona, Satgas Minta Nakes Jaga Diri

Oleh: Andrian Pratama Taher - 24 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Kota Jayapura, Papua merupakan salah satu contoh adanya klaster kesehatan akibat ada sebanyak 240 tenaga kesehatan positif COVID-19.
tirto.id - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada beberapa daerah yang tenaga kesehatan justru menjadi klaster penyebaran Covid-19. Kota Jayapura, Papua contohnya yang menurut Wiku terdapat 240 tenaga kesehatan dinyatakan positif Covid-19.

"Ada beberapa daerah yang tenaga kesehatannya juga menjadi klaster yaitu klasternya di rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Sebagai contoh di kota Jayapura, total tenaga kesehatan yang terinfeksi cukup banyak sejumlah 240," kata Wiku dalam konferensi pers secara daring, Jumat (24/7/2020).

Meski begitu Wiku meyakini Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano sudah bekerja keras untuk melindungi para tenaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19. Ia yakin pemerintah daerah akan memberikan alat pelindung diri (APD) dan melatih tenaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19.

Menurut Wiku kemunculan klaster kesehatan di Kota Jayapura harus menjadi pelajaran di daerah lain. Ia mengingatkan jumlah tenaga kesehatan Indonesia sangat terbatas sehingga perlu perlindungan ekstra saat melayani pasien di masa pandemi COVID-19 saat ini. Ia juga mengingatkan kepada semua tenaga kesehatan untuk tetap menjaga diri selama menangani Covid-19.

"Selalu waspada menggunakan alat pelindung diri yang baik dan menerapkan bio safety dan bio security di dalam pekerjaannya sehari-hari," pungkas Wiku.

Tenaga kesehatan yang terbanyak terpapar COVID-19 berasal dari RSUD Jayapura, tercatat 104 orang, RS Provita 53 orang, RSUD Abepura 29 orang, RS Dian Harapan 19 kasus, dan RS Bhayangkara 13 kasus. Sedangkan nakes di RS Marthen Indey yang positif COVID-19 sebanyak 10 orang dan 12 nakes yang bertugas di sejumlah puskesmas di wilayah Kota Jayapura, kata dr.Antari.

Di Kota Jayapura terdapat delapan rumah sakit dan yang belum ada laporan nakes terpapar COVID-19 di RS dr. Soedibjo Sadardi.

Akibat banyaknya nakes yang positif COVID-19 menyebabkan sejumlah rumah sakit membatasi pelayanan, bahkan ada yang menghentikan sementara pelayanan kesehatan ke masyarakat. Rumah sakit yang menutup sementara pelayanan kesehatan yaitu RS Provita Jayapura sejak Jumat (17/8) akibat nakesnya positif COVID-19, ungkap dr. Nyoman Antari.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight