Twitter Akan Buat Fitur Deskripsi, Jelaskan Topik yang Trending

Oleh: Endah Murniaseh - 9 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Twitter akan meluncurkan fitur Deskripsi untuk menjelaskan alasan topik yang trending.
tirto.id - Twitter masih menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh warganet. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengguna aktif bulanan yang mencapai 33 juta dan 145 juta pengguna aktif harian terhitung sejak Januari hingga Agustus 2020, menurut data Oberlo.

Fitur yang disediakan oleh Twitter juga terus berkembang. Pada Juni 2020 lalu, Twitter membuat fitur twit suara agar pengguna dapat mengunggah suara pada twit mereka.

Saat ini Twitter tengah mempersiapkan fitur baru yang akan memudahkan para pengguna untuk memahami mengapa suatu peristiwa dapat menjadi trending.

Tren pada Twitter muncul karena sistem algoritma dan bawaan yang menyesuaikan dengan apa yang pengguna ikuti, minati serta lokasi.

Pada 2019 lalu, lebih dari 500 ribu orang mempertanyakan mengapa sebuah topik bisa menjadi tren. Inilah salah satu alasan mengapa Twitter mengeluarkan fitur deskripsi.

Fitur baru ini diharapkan akan memudahkan para pengguna untuk memahami penyebab dari tren tersebut muncul. Nantinya akan terdapat pin serta deskripsi dari suatu peristiwa tersebut.

Fitur Deskripsi bisa digunakan pada aplikasi Twitter di iOS, Android serta Twitter web. Melansir dari The Verge, twit yang disematkan diputuskan berdasarkan kombinasi algoritma serta kurasi manusia.

Aalgoritma akan digunakan untuk mencoba dan menghentikan twit yang bersifat spam atau kasar, agar tidak disematkan ke topik yang tengah tren. Sementrara deskripsi yang sedang tren akan dikurasi seutuhnya oleh manusia.

Meskipun banyak membantu pengguna dalam mendapatkan informasi secara cepat. Nyatanya fitur trending sering mendapatkan kritik karena sering menjadi media penyebaran informasi yang salah.

Fitur Deskripsi yang tengah dikembangkan Twitter ini akan mulai muncul dalam beberapa minggu ke depan. Namun tidak semua negara dapat langsung menikmati fitur ini.

Sejauh ini, hanya negara-negara tertentu yang akan menikmati fitur Deskripsi, yaitu Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Kolombia, Mesir, Prancis, India, Irlandia, Jepang, Meksiko, Selandia Baru, Arab Saudi, Spanyol, Inggris Raya, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.


Baca juga artikel terkait TWITTER atau tulisan menarik lainnya Endah Murniaseh
(tirto.id - Teknologi)

Kontributor: Endah Murniaseh
Penulis: Endah Murniaseh
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight