Menuju konten utama

TKN Dukung Polisi Batalkan Konser 'Tribute to Ahmad Dhani'

TKN Jokowi-Ma'ruf mendukung keputusan Kepolisian Daerah Jawa Timur yang diwakilkan oleh Kapolrestabes Surabaya terkait pembatalan konser 'Tribute to Ahmad Dhani.'

TKN Dukung Polisi Batalkan Konser 'Tribute to Ahmad Dhani'
Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani (tengah) bersiap mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). ANTARA FOTO/Umarul Faruq.

tirto.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mendukung keputusan Kepolisian Daerah Jawa Timur yang diwakilkan oleh Kapolrestabes Surabaya terkait pembatalan konser 'Tribute to Ahmad Dhani.' Menurut Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan, penilaian polisi sudah tepat.

Dia berharap masyarakat tak perlu gaduh dan menyerahkan hal ini kepada kepolisian. Ade menegaskan, polisi memang berhak tidak memberi izin dengan pertimbangan tertentu.

Di masa kampanye seperti ini, wajar jika konser dibatalkan karena berpeluang melanggar ketentuan kampanye atau malah terjadi keributan.

"Polisi pasti kan akan meneliti kegiatan seperti itu," tegas Irfan kepada Tirto, Senin (11/3/2019).

"Nanti kalau dilaksanakan bisa saja diduga ada keributan. Kan lebih bahaya. Kalau konsernya nanti malah ditunggangi dengan kepentingan politik kan lebih bahaya."

Namun, ia menuturkan bahwa perlakuan itu bukanlah sesuatu yang istimewa. Beberapa kali aparat juga mencegah berlangsungnya konser tertentu. Hal ini bukanlah diskriminasi kepada paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jangan cepat menuduh. Kalau ada kajian kepolisian ya itu lebih baik. Kita percaya saja pada kepolisian," ucapnya lagi. "Biasa-biasa aja. Jangan baper apalagi menuduh."

Irfan justru menyalahkan panitia yang abai terhadap izin yang belum dikeluarkan pihak kepolisian. Seharusnya penjualan tiket atau pun konser tidak digembar-gemborkan tanpa adanya kepastian berlangsungnya acara.

Viralnya video pembatalan konser 'Tribute to Ahmad Dhani' ramai beredar di media sosial hari Minggu (10/3/2019). Beberapa orang yang sudah hadir di lokasi tidak setuju dengan pembatalan itu.

Meski Ahmad Dhani sudah ditahan, tetapi dia tetap pendukung Prabowo-Sandiaga. Sandiaga sendiri memang rencananya akan hadir dalam acara tersebut. Di akun twitter @sandiuno, cawapres Prabowo itu meminta penonton ikhlas.

"Sukses untuk semuanya, sampai jumpa di lain waktu," demikian bunyi penggalan videonya terkait batalnya konser.

Konser di Surabaya ini bisa menjadi sarana kampanye yang tepat untuk Prabowo-Sandiaga. Pada pilpres 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa kalah dengan suara 46,83 persen di bawah Jokowi-JK 53,17 persen.

Baca juga artikel terkait KONSER MUSIK atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Maya Saputri