Menuju konten utama

Tipe X hingga Guyon Waton Mundur & Batal Tampil di RANS Carnival

Keputusan mundur dari RANS Carnival ini diduga berkaitan dengan seruan boikot dan kecaman kepada Raffi Ahmad dan RANS Entertainment di media sosial.

Tipe X hingga Guyon Waton Mundur & Batal Tampil di RANS Carnival
Panggung Rans Carnival di Stadion Maguwoharjo. FOTO/cahyo purnomoedi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sejumlah musisi yang direncanakan akan tampil dalam event RANS Carnival di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Sabtu (31/10/2026) dan Minggu (1/11/2026) memutuskan mundur. Beberapa musisi yang menyatakan batal tampil antara lain Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes dan Masdddho.

Keputusan pembatalan penampilan atau mundur dari RANS Carnival ini diduga berkaitan dengan seruan boikot dan kecaman kepada Raffi Ahmad dan RANS Entertainment di media sosial. Salah satu pemicunya diduga karena kehadiran Raffi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni dalam acara deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI yang memicu kontroversi.

Meski Raffi sudah mengeluarkan klarifikasi di media sosial dengan menyebut dirinya hanya sebagai tamu undangan, netizen bersikap lain dan memunculkan sentimen negatif, yang berujung pada seruan boikot di media sosial.

Keputusan pembatalan penampilan di RANS Carnival ini disampaikan Tipe-X, Om Wawes, Guyon Waton dan Masdddho melalui akun media sosial resminya.

Band Tipe-X melalui akun Instagramnya @tipexofficial menuliskan bahwa band ska ini memilih mundur sebagai penampil di RANS Carnival. "Kita mundur dari acara ini, Sampai jumpa di lain pesta. Salam X," tulis Tipe-X.

Melalui akun resminya, Guyon Waton juga memutuskan mundur dari RANS Carnival. Sedianya, Guyon Waton dijadwalkan naik panggung pada Sabtu(31/10/2026). Guyon Waton menyebut keputusan mundur ini demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama.

"Kami melihat adanya pembicaraan yang cukup luas di media sosial mengenai kehadiran Guyon Waton di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada tanggal 31 Oktober 2026 yang bertepatan dengan momentum tertentu. Atas nama Management Guyon Waton, kami memohon maaf untuk tidak bisa melanjutkan acara tersebut," tulis manajemen Guyon Waton dalam keterangan resminya.

Manajemen Guyon Waton menyebut keputusan ini bukanlah bentuk menyudutkan pihak-pihak tertentu. Namun sikap diambil sebagai bagian dari menjaga hubungan baik dengan semua pihak.

"Keputusan ini sama sekali bukan bentuk menyudutkan pihak manapun, melainkan semata-mata sebagai upaya menjaga keamanan, kenyamanan, dan hubungan baik dengan seluruh pihak. Pertimbangan utama kami bukan terkait dengan materi acara, melainkan lebih kepada aspek kondusivitas, keamanan, kenyamanan masyarakat, serta potensi munculnya persepsi dan kesalahpahaman di tengah situasi publik yang sedang cukup sensitif," ungkap Guyon Waton.

Sementara itu, grup musik asal Yogyakarta, OM Wawes, yang dijadwalkan tampil pada Minggu (1/10/2026) juga mengumumkan mundur dari acara tersebut. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi dan perasaan masyarakat lokal Yogyakarta.

"Kami Wawes, band dari Yogyakarta, kami dijadwalkan tampil di RANS Carnival pada tanggal 1 November 2026. Sebagai warga Yogyakarta, kami memikirkan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat saat ini, kami memutuskan untuk mundur dari event tersebut. Kami tidak ingin melukai hati teman-teman semuanya," tulis manajemen OM Wawes di akun @omwawes.

"Semoga tidak ada lagi kekecewaan diantara kita kedepannya. Sampai bertemu di event selanjutnya. Sehat selalu untuk teman teman semuanya," sambung Om Wawes.

Sedangkan solois Masdddho, yang semula dijadwalkan tampil pada Sabtu (31/10/2026), juga memilih membatalkan penampilan. Keputusan ini sebagai bentuk kepekaan terhadap suara masyarakat.

"Saya Masdddho, sebelumnya saya telah dijadwalkan untuk tampil di Maguwoharjo, Yogyakarta Besok sabtu 31 oktober 2026. Dengan adanya situasi yang terjadi saat ini izinkan saya untuk ikut bersuara. Saya & Tim memutuskan untuk mengundurkan diri dari acara tersebut," ungkap Masdddho.

Musisi bernama asli Ridho Nugroho ini menilai jika karya musik dan penampilan panggung harus beriringan dengan nilai-nilai kepedulian sosial.

"Bagi kami, musik bukan sekadar hiburan dan panggung bukan hanya tentang penampilan. Ada nilai, kepedulian, dan suara masyarakat yang juga perlu dihargai. Terima kasih atas pengertian dan dukungan teman-teman semua. Panjang umur perjuangan," tutup Masdddho.

Baca juga artikel terkait BOIKOT atau tulisan lainnya dari Cahyo PE

tirto.id - Flash News
Kontributor: Cahyo PE
Penulis: Cahyo PE
Editor: Andrian Pratama Taher