Tiket Masuk Gratis Pasar Malam Festival 2022 di Gambir Expo Jakarta

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif, tirto.id - 7 Jun 2022 13:31 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Masuk ke Pasar Malam Festival 2022 di Gambir Expo Jakarta gratis alias tidak dikenakan biaya apapun.
tirto.id - Jakarta Fair Kemayoran 2022 akan segera dibuka mulai hari Kamis, 9 Juni hingga 17 Juli 2022 mendatang di Arena JIEXPO Kemayoran.

Salah satu wahana hiburan dalam event Jakarta Fair Kemayoran 2022 ialah Pasar Malam Festival di Gambir Expo yang tiket masuknya gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Jakarta Fair Kemayoran 2022 merupakan event pameran dan hiburan terbesar, terlengkap, dan terlama di Asia Tenggara tersebut diadakan untuk memeriahkan ulang tahun ke-495 Kota Jakarta.

Event ini menampilkan berbagai pameran multiproduk meliputi otomotif, komputer, fashion, hingga kuliner dari usaha kecil sampai perusahaan multinasional.

Tidak hanya itu, Jakarta Fair 2022 juga akan diramaikan dengan penampilan sejumlah band dan penyanyi papan atas tanah air.

Salah satu event yang diselenggarakan dalam Jakarta Fair 2022 ialah Pasar Malam Festival di Gambir Expo.

Dilansir dari kanal Instagram Jakarta Fair, Pasar Malem Festival di Gambir Expo memberikan nuansa hits kekinian dan spot foto yang “Instagramable” bagi pengunjung Jakarta Fair 2022.

Pasar Malem Festival di Gambir Expo juga menawarkan lebih dari 300 macam menu makanan yang beranekaragam dan 35 Tenant Kuliner Kekinian.

Pengunjung juga tidak perlu resah, karena area makannya luas dan tersedia tempat duduk yang banyak. Pasar Malam Festival di Gambir Expo menjadi salah satu tempat yang cocok untuk berlibur bersama keluarga.

Pasar Malam Festival di Gambir Expo juga menyediakan berbagai wahana permainan mulai dari Bianglala, Kora-kora, Istana Balon, Pontang-panting, hingga Ombak Banyu.

Pengunjung dapat masuk ke Pasar Malam Festival di Gambir Expo secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Sementara itu, untuk berbagai event yang dilakukan dalam Jakarta Fair Kemayoran 2022 dari tanggal 9 Juni hingga 17 Juli 2022 mendatang dapat dilihat di sini.

Sejarah Singkat Jakarta Fair (Pekan Raya Jakarta)


Jakarta Fair digelar pertama kali pada tanggal 5 Juni hingga 20 Juli 1968 di Kawasan Monas. Pada waktu itu, acara dibuka oleh Presiden Soeharto dengan melepaskan merpati pos.

Penyebutan acara ini sedari awal sudah Jakarta Fair dengan ejaan lama “Djakarta Fair”, namun kemudian Jakarta Fair lebih populer dikenal dengan Pekan Raya Jakarta.

Orang pertama yang mempelopori Jakarta Fair ialah Syamsudin Mangan (Haji Mangan) yang pada tahun 1966-an menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Haji Mangan mengusulkan suatu ajang pameran besar untuk meningkatkan pemasaran produksi dalam negeri yang kala itu sedang bangkit pasca G30S/1965.

Gagasan dari Haji Mangan tersebut diusulkan kepada Ali Sadikin, Gubernur DKI pada tahun 1967an.

Dilansir dari laman Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jakarta Utara, gagasan Haji Mangan disambut baik oleh Pemerintah DKI karena pada waktu itu pemerintah juga memiliki keinginan membuat pameran besar yang terpusat dan berlangsung dalam waktu yang lama.

Di samping itu, Pemerintah DKI Jakarta juga memerlukan pameran besar sebagai upaya mewujudkan keinginan menyatukan berbagai “pasar malam” yang ketika itu masih menyebar di sejumlah wilayah Jakarta, seperti Pasar Malam Gambir.

Pemerintah DKI Jakarta kemudian mengeluarkan Peraturan Daerah No. 8 tahun 1968 yang salah satunya isinya ialah menetapkan Jakarta Fair sebagai agenda tahunan dan diselenggarakan menjelang Hari Ulang Tahun Jakarta setiap 22 Juni.


Baca juga artikel terkait TIKET MASUK JAKARTA FAIR atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yandri Daniel Damaledo

DarkLight