Menuju konten utama

Tahura Dago Tutup Dua Pekan Imbas 19 Pegawai Positif Corona

Belasan pegawai Tahura Dago yang positif COVID-19 masih menjalani isolasi di BPSDM Jawa Barat.

Tahura Dago Tutup Dua Pekan Imbas 19 Pegawai Positif Corona
Ilustrasi Virus Corona. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda Dago, Bandung, Jawa Barat, menutup sementara kunjungan pariwisata akibat belasam pegawai terkonfirmasi positif COVID-19.

Kepala Tahura Dago, Lianda Lubis mengatakan penutupan ini juga sebagai langkah mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Jadi ini merupakan upaya mengurangi pergerakan orang ke tempat umum, area publik, atau tempat wisata. Agar tidak terjadi kontak yang terlalu banyak antar-orang per orang," kata Lianda di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/2/2021), dikutip dari Antara.

Sebaganyak 19 pegawai yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19 dari pemeriksaan yang dilakukan kepada 110 pegawai di Tahura Dago.

Lianda memastikan pegawai yang terkonfirmasi COVID-19 itu bukan pegawai yang bertugas di bagian pelayanan publik. Sehingga, ia menduga pegawai itu tertular COVID-19 dari luar Tahura.

"Beberapa hari lagi diperkirakan mereka akan keluar dari isolasi yang dilakukan di BPSDM Jawa Barat, kondisinya sekarang baik dan kondisinya sehat semua," kata Lianda.

Meski ditutup, ia memastikan aktivitas konservasi alam di Tahura tetap dilakukan oleh para pegawai. Karena, kata dia, pemeliharaan alam harus tetap dilakukan.

Selain itu, kunjungan riset atau kedinasan ke Tahura Dago menurutnya masih bisa dilakukan. Namun, kata dia, harus dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi untuk sementara kami lebih konsentrasi kepada urusan administrasi dan konservasi, urusan kepariwisataan atau jasa wisata alam kami hentikan dulu selama dua pekan," kata dia.

Baca juga artikel terkait KASUS CORONA DI JABAR

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan