Menuju konten utama

Tahapan Lengkap Cara Login Layanan ASN Digital 2026

Sebelum login di layanan ASN Digital, pegawai perlu melakukan aktivasi MFA. Ini cara aktivasi dan tahapan login ASN Digital.

Tahapan Lengkap Cara Login Layanan ASN Digital 2026
Ilustrasi ASN. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tahapan lengkap cara login layanan Aparatur Sipil Negara (ASN) Digital 2026 dapat dicermati pegawai. Simak tata cara login dan hal-hal yang perlu disiapkan.

Layanan ASN Digital 2026 Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan layanan terintegrasi yang dapat diakses oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Melalui layanan tersebut, pegawai dapat mengakses MyASN BKN, Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), e-Kinerja BKN, serta layanan kepegawaian lainnya yang terhubung dengan sistem Single Sign-On (SSO) dalam satu platform.

Mengingat pentingnya platform tersebut, BKN menerapkan sistem keamanan berlapis bagi pegawai yang ingin melakukan login.

Cara Login Layanan ASN Digital 2026

Layanan ASN Digital 2026 telah dilengkapi dengan sistem Multi-Factor Authentication (MFA). Penambahan fitur menggunakan Google Authenticator yang digunakan untuk menambah lapisan verifikasi. Melalui penambahan MFA, aplikasi akan menghasilkan kode OTP (One-Time Password) yang berubah setiap beberapa detik dan hanya dapat digunakan sekali.

Fitur tersebut dinilai penting untuk melindungi data penting dari ancaman siber dan kejahatan digital, termasuk upaya peretasan akun ASN. Aktivasi MFA dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan dengan memverifikasi identitas pengguna melalui lebih dari satu metode, sehingga mengurangi risiko penyalahgunaan akun dan kebocoran data.

Jika telah dilengkapi fitur MFA, pengguna harus melewati lebih dari satu langkah verifikasi saat login. Degan begitu, pegawai tidak cukup hanya login menggunakan username dan password. Namun, juga perlu memasukkan kode OTP (One Time Password) yang dikirim melalui email.

Sebelum login, pegawai perlu melakukan aktivasi MFA sebagai data penting yang perlu diinput. Aktivasi ini dilakukan jika pengguna baru pertama kali menggunakan platform tersebut.

Setelah mendapatkan kode OTP, barulah pegawai dapat login di layanan ASN Digital 2026. Melalui pop up di laman resmi asndigital.bkn.go.id, BKN mengimbau kepada pegawai untuk menggunakan password yang kuat, unik, dan berbeda untuk setiap platform, serta perbarui secara berkala.

Guna menjaga keamanan akun, ASN perlu menjaga kerahasiaan password dan kode OTP yang diterima tidak diberikan kepada orang lain. Sebab, sandi tersebut bagian dari sistem verifikasi akun untuk memastikan keamanan digital.

Sebab, BKN mendeteksi adanya sejumlah akun yang terdampak kebocoran kredensial dari malware stealer. Agar akun semakin aman, aktifkan antimalware di perangkat dan gunakan software dari sumber resmi BKN.

Berikut tahapan dan cara login layanan ASN Digital 2026 yang dapat menjadi acuan bagi pegawai negeri:

Aktivasi MFA

  • Buka portal ASN Digital BKN.
  • Klik login.
  • Isi username dan password, lalu klik masuk.
  • Setelah itu, akan muncul notifikasi penambahan fitur MFA pada portal ASN Digital.
  • Klik MFA (OTP).
  • Kemudain muncul Mobile Authenticator Setup (pengguna diminta untuk mengunduh FreeOTP atau Google Authenticator melalui Play Store atau App Store).
  • Selanjutnya buka Google Authenticator tersebut.
  • Klik ikon + pada Google Authenticator, lalu klik menu Scan QR arahkan ke QR yang tersedia di portal ASN Digital.
  • Akan muncul kode OTP di Google Authenticator, lalu isikan OTP tersebut di bagian One-time-kode ASN Digital.
  • Lalu mausukkan nama perangkat di kolom Device Name, klik tombol Submit.
Login MFA

  • Buka laman ASN Digital BKN
  • Masukkanusername atau NIP dan passwordMasukkan kode OTPMFA dari aplikasi autentikator
  • Klik Masuk.
  • Pegawai dapat mengakses dashboard ASN Digital BKN.
Pembaca dapat mengakses artikel mengenai ASN melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel ASN

Baca juga artikel terkait ASN atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo