Satpol PP Gunakan Pendekatan Persuasif Cegah Tawuran Saat Ramadan

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 6 Mei 2019
Menurut Kepala Satpol PP Arifin pendekatan secara persuasif juga lebih tepat. Pasalnya, tawuran sifatnya lebih sulit untuk dipantau.
tirto.id - Kepala Satpol PP Arifin menyampaikan bahwa memasuki bulan puasa, memang umumnya ada peningkatan untuk pengawasan tawuran.

"Memang harus selalu ada peningkatan pengawasan di titik-titik yang rawan dijadikan tempat tawuran," kata Arifin saat dihubungi pada Senin (6/5/2019).

Namun Arifin menyampaikan langkah yang diambilnya memang lebih menggunakan pendekatan persuasi yang bentuknya berupa edukasi.

"Pola yang kami lakukan adalah preventif dan edukatif bahwa di bulan Ramadan, bulan puasa, bulan suci buat yang beragama Islam itu harusnya meningkatkan ibadah, jadi jangan dikotori dengan kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat seperti tawuran," jelas Arifin.

"Jadi kami lebih ke pendekatan persuasif," tambahnya.

Satpol PP, kata Arifin, kini juga sudah berkoordinasi dengan walikota, camat dan lurah untuk bisa mengantisipasi tawuran.

Pendekatan secara persuasif, kata Arifin, juga lebih tepat. Pasalnya, tawuran sifatnya lebih sulit untuk dipantau.

"Kalau untuk tawuran sendiri itu kan sifatnya tentatif dan situasional, jadi tidak dijagain di satu titik saja. Tidak seperti itu polanya," jelas Arifin.

"Kalau pencegahan secara khusus sih tidak ada, kecuali memang tempat-tempat yang rawan tawuran seperti di Pasar Rumput, itu memang sudah ada poskonya," tambahnya.


Baca juga artikel terkait RAMADAN 2019 atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Nur Hidayah Perwitasari