Menuju konten utama

Rusia Serang Ukraina, Final Liga Champions 2022 Dipindah ke Prancis

Keputusan Rusia serang Ukraina membuat UEFA memindahkan venue final Liga Champions 2021/2022 dari Saint Petersburg ke Saint Denis, Perancis.

Rusia Serang Ukraina, Final Liga Champions 2022 Dipindah ke Prancis
Trofi Liga Champions di Stadion Olimpiysky, Kiev, Ukraina (26/5/18). AP Photo/Matthias Schrader

tirto.id - Final Liga Champions 2021/2022 yang awalnya akan digelar di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg resmi bakal dimainkan di Stade de France, Saint-Denis, Perancis pada 28 Mei 2022 waktu Eropa atau 29 Mei 2022 waktu Indonesia. UEFA mengambil keputusan memindah venue final UCL setelah Rusia melakukan invasi ke Ukraina.

"Komite Eksekutif UEFA memutuskan untuk memindahkan final Liga Champions UEFA 2021/22 dari Saint Petersburg ke Stade de France di Saint-Denis. Pertandingan akan dimainkan seperti yang dijadwalkan pada Sabtu 28 Mei pukul 21.00 CET," pernyataan resmi UEFA pada Kamis (25/2/2022).

Keputusan UEFA ini adalah langkah berikutnya dari badan sepak bola Eropa tersebut, setelah pada Kamis (24/2/2022) menyatakan "mengutuk keras invasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina".

Dalam 3 tahun terakhir, venue final Liga Champions selalu mengalami perubahan dengan alasan berbeda. Pada UCL 2019/2020, awalnya stadion yang dipilih untuk partai puncak adalah Stadion Olimpiade Ataturk, Turki.

Namun, karena pandemi Covid-19, UEFA mengubah format kompetisi menjadi home tournament di Lisbon sejak babak 8 besar hingga final. Laga puncak yang mempertemukan Bayern Munchen kontra PSG dimainkan di Estadio da Luz, Lisbon.

UEFA kemudian merancang Stadion Olimpiade Ataturk untuk menjadi venue final Liga Champions edisi 2020/2021. Namun, pandemi Covid-19 di Turki membuat negara tersebut tidak ideal untuk gelaran final yang melibatkan dua klub raksasa Inggris, Manchester City dan Chelsea.

UEFA sempat memunculkan opsi untuk menggelar laga final UCL musim lalu di Inggris. Namun, buntunya negosiasi dengan pemerintah setempat membuat badan sepak bola Eropa itu mengalihkan partai final ke Estadio do Dragao, Porto, Portugal.

Stadion Krestovsky sendiri sebenarnya diplot untuk venue final UCL 2020/2021. Namun, karena pandemi Covid-19 yang membuat hak Stadion Olimpiade Ataturk digeser ke 2021, maka stadion di Saint Petersburg itu diberi hak untuk menggelar final tahun ini. Sebelumnya, stadion berkapasitas 67.800 penonton ini sudah pernah jadi arena Piala Konfederasi 2017, Piala Dunia 2018, dan EURO 2020.

Situasi berubah ketika presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di wilayah timur Ukraina Kamis, 24 Februari 2022. Pengumuman ini dilanjutkan dengan luncuran misil ke berbagai wilayah di Ukraina, termasuk ibukota Kyiv.

Keputusan UEFA memindahkan venue final Liga Champions 2021/2022 dibarengi pengumuman bahwa klub-klub Ukraina, klub Rusia, dan tim nasional kedua negara yang tampil di kompetisi UEFA mesti memainkan laga kandang mereka di tempat netral hingga ada keputusan lebih lanjut.

Saat ini, klub Rusia yang masih tersisa di Europa League tinggal Spartak Moskow. Mereka akan berhadapan dengan RB Leipzig (Jerman) di babak 16 besar.

Sementara itu, Timnas Ukraina dan Rusia sama-sama lolos ke babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dimainkan pada Maret 2022. Ukraina berjumpa Skotlandia, sedangkan Rusia bertemu Polandia.

Dalam undian play-off tersebut, Ukraina (Path A) dan Rusia (Path B) akan menempuh jalur berbeda, sehingga tidak akan bertanding satu sama lain.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyayangkan keputusan UEFA tersebut. Dikutip BBC, ia menuturkan,"Sayang sekali keputusan seperti itu telah dibuat. St Petersburg bisa menyediakan semua kondisi yang menguntungkan untuk mengadakan festival sepak bola ini."

Sementara itu, Sekretatis Negara untuk Digital, Budaya, Media dan Olahraga Inggris, Nadine Dorries, menyatakan, "Rusia tidak boleh diizinkan untuk mengeksploitasi acara olahraga dan budaya di panggung dunia untuk melegitimasi serangannya yang tidak beralasan, direncanakan, dan tidak perlu terhadap negara demokrasi yang berdaulat."

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPION 2022 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya