Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

RS Wisma Atlet Rawat 2 Pasien Gangguan Jiwa, Sediakan 17 Bed

RS Darurat Wisma Atlet menyiapkan sekitar 17 bed khusus pasien dengan gangguan jiwa. Saat ini ada dua PDGJ yang dirawat.

RS Wisma Atlet Rawat 2 Pasien Gangguan Jiwa, Sediakan 17 Bed
Petugas kesehatan Rumah Sakit COVID-19 Wisma Atlet berjalan membawa kotak obat pasien di Jakarta, Jumat (26/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

tirto.id - COVID-19 menular tanpa melihat kondisi. Sejumlah masyarakat yang mengalami gangguan jiwa pun ikut tertular penyakit yang berawal ditemukan di Wuhan, Cina pada 2019 itu.

RS Darurat COVID Wisma Atlet mengaku ikut merawat pasien dengan gangguan jiwa (PDGJ). Saat ini, RSDC menyiapkan sekitar 17 bed. Saat ini sudah ada dua PDGJ yang dirawat oleh pihak Wisma Atlet.

"Ada beberapa paisen dengan gangguan jiwa kami siapkan tempat tidur 17 karena pasien yang saat ini, hari ini mungkin tinggal 2 PDGJ ini," kata Koordinator RSDC Wisma Atlet Kolonel Stefanus Donny di RS Wisma Atlet, Jumat (6/8/2021).

Donny menuturkan, mereka sebelumnya menempatkan para PDGJ yang terpapar COVID di tower 7. Namun para paisen dipindahkan ke tower 4 setelah mengalami renovasi demi perbaikan pelayanan.

"Ini ruang PDGJ tadi memang sudah dipindahkan di tower 4 latak 1 tadi. Tadinya dari tower 7. Karena sudah selesai, kami pindahkan pasien tinggal 2 juga," kata Donny.

Donny pun melaporkan, kasus aktif RS Wisma Atlet per Jumat (6/8/2021) mencapai 2.022 dengan penambahan harian 121 orang. Total pasien meninggal 453 sehingga angka kematian 0,49 persen dan kesembuhan 96,73 persen.

Ia melaporkan, gejala pasien yang masuk Wisma Atlet dengan status simtomatik ringan 1.356, kemudian simtomatik sedang 25, dan gejala berat 27. Kemudian yang dengan komorbid ada 320 sementara tanpa gejala 249, dan tanpa gejala dengan komorbid ada 25.

Kemudian, bed occupancy rate (BOR) Wisma Atlet sudah turun dari hampir 90 persen menjadi sekitar 25,36 persen. Saat ini jumlah bed mencapai 7.894 buah dengan satu kamar 3 bed.

Donny juga melaporkan jumlah pasien yang masuk menurun. Dulu, jumlah pasien masuk mencapai 678. Kini turun di angka 100-an. Ia mencatat 3 hari terakhir pasien masuk 140, 120, 121 orang.

"Jadi mulai menurun sejak satu bulan ini, mulai awal Juli," kata Donny.

Penurunan tersebut membuat RSDC mengelola ulang tower dan SDM. Ia mengatakan, tower 4 mulai dikosongkan, lalu tower 5-7 dipakai lebih lanjut. Beban kerja SDM pun diatur ulang. Namun mereka tetap melakukan pengembangan RSDC.

Mereka membangun fasilitas kesehatan seperti alat oksigen hingga pengembangan ICU, MCU dan HCU dalam penanganan COVID. Mereka juga tengah membangun ruang hemodialisa untuk membantu penanganan pasien hingga lab mikrobiologi untuk meneliti COVID.

Baca juga artikel terkait PASIEN WISMA ATLET atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz