Rizieq Shihab Akui Pulang dari RS UMMI atas Permintaannya Sendiri

Oleh: Andrian Pratama Taher - 30 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku pulang atas kehendak sendiri dari Rumah Sakit UMMI (RS UMMI).
tirto.id - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku pulang atas kehendak sendiri dari Rumah Sakit UMMI (RS UMMI). Ia pun ikut berterima kasih atas kesediaan RS UMMI yang telah menerima permohonan medical checkup hingga pulih kembali.

Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik yang diunggah akun Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (@Kabar_FPI), Rizieq mengucapkan terima kasih terhadap RS UMMI yang bersedia melaksanakan medical checkup sesuai keinginannya. Rizieq pun mengaku kalau pihak RS memberikan izin pulang sesuai keinginan pentolan FPI itu karena sudah merasa sembuh.

"Saya juga pulangnya juga atas permintaan saya karena memang kita sudah merasa segar sekali, alhamdulillah," kata Rizieq dalam video yang dilihat reporter Tirto, Senin (30/11/2020).

Rizieq pun mengklaim kalau kondisi kesehatan tidak ada masalah. "Hasil pemeriksaan semua baik dan mudah-mudahan ke depan tetap sehat walafiat," kata Rizieq.

Dalam video tersebut, Rizieq mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis di RS UMMI. Ia mengklaim, tenaga medis RS UMMI mulai dari dokter, suster hingga pegawai menjalankan tugas dengan tepat waktu, bersinergi, hingga terbuka dalam informasi bagi para pasien.

"Para dokter di sini profesional, cerdas dan gak pelit informasi. Apa yang mesti diketahui pasien, itu semua diberitahu. Subhanallah," kata Rizieq.

Rizieq pun juga mengapresiasi sepak terjang MER-C. Menurut Rizieq, tim MER-C merupakan tim medis profesional dan punya pengalaman internasional. Ia pun menyebut MER-C dan RS UMMI bekerja sama terus dalam bidang kesehatan.

"Terima kasih untuk Rumah Sakit UMMI dan terima kasih untuk tim MER-C dan terima kasih yang paling penting untuk keluarga saya yang selalu setia menemani saya," kata Rizieq.

Rizieq pun ikut mengkampanyekan protokol kesehatan. Ia pun ikut mendoakan agar COVID-19 berakhir di Indonesia.

"Jangan lupa jaga protokol kesehatan. Jangan lupa jaga jarak, jangan lupa kalau keluar rumah atau berkumpul wajib memakai masker. Insyaallah, Allah angkat pandemi dari Indonesia. Indonesia menjadi negara yang toyyib, makmur, berkah, dijauhkan dari segala penyakit," kata Rizieq.

Hari ini, polisi berencana memeriksa empat Direktur Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat, atas dugaan laporan dugaan menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular.

Kasus ini bermula ketika Andi Tatat, Direktur Utama RS Ummi, dilaporkan lantaran tidak terbuka dengan Satgas Covid-19 dan pemerintah ihwal pengambilan uji swab Rizieq Shihab yang sempat dirawat di rumah sakit tersebut.

Pengaduan terdaftar dengan Nomor:LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota bertanggal 28 November 2020. Pasal persangkaan yaitu Pasal 14 ayat (1), ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984.

"Senin (30/11) tim penyidik gabungan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Satreskrim Polresta Bogor di Mapolresta Bogor dilakukan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Minggu (29/11/2020).

Para saksi yang akan dimintai keterangan yakni Hanif Alatas (pihak keluarga) Andi Tatat (Direktur Utama RS Ummi), Najamudin (Direktur Umum), Sri Pangestu Utama (Direktur Pemasaran), Rubaedah (Direktur Pelayanan), Zaky Faris Maulana (Manajer), Fitri Sri Lestari (perawat), Rahmi Fahmi Winda (perawat), Hadiki Habib (Koordinator Mer-C) dan Mea (Koordinator Mer-C).

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Agustiansyah mengatakan laporan ke kepolisian dilakukan setelah menunggu janji yang disampaikan oleh manajemen rumah sakit tersebut, tapi tidak dipenuhi, seperti diberitakan Antara.

Awalnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mendapat kabar dari Andi Tatat bahwa ada pasien bernama Muhammad Rizieq Shihab dirawat di RS Ummi. Lalu Bima menyarankan agar Rizieq dilakukan uji swab. Pihak rumah sakit menyepakati untuk melakukan uji swab pada Jumat (27/11/2020) pagi.

Tim dari Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor yakni dari Dinas Kesehatan datang ke rumah sakit pada Jumat siang untuk mendampingi pelaksanaan uji swab.

"Namun, mendapat jawaban dari manajemen rumah sakit yang mengatakan, HRS sudah menjalani uji swab pada pagi harinya," kata Agustiansyah. Pelaksana uji swab Rizieq adalah dokter dari Mer-C.

Jumat malam, Wali Kota Bogor bersama Kapolresta Bogor Kota dan Dandim 0606 Kota Bogor mendatangi RS Ummi menanyakan lagi perihal uji swab. Putera Rizieq menyampaikan bahwa Rizieq sudah dites swab pada pagi hari dan tidak bersedia untuk dites swab ulang.




Baca juga artikel terkait KASUS RIZIEQ SHIHAB atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight