Ribuan Warganya Masih Mengungsi, Bupati Nduga Resmikan Koramil Baru

Reporter: Antara - 11 Juli 2020
Nduga merupakan, zona merah yang rawan terjadinya konflik. Tahun lalu, Jokowi pernah menyatakan hal tersebut.
tirto.id - 14 Agustus tahun lalu, terdapat sekitar 37.000 warga Nduga yang mengungsi. Hingga kini terdapat sekitar 5 ribu pengungsi dari Nduga di Jayawijaya. Hal ini membuat Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge mengundurkan diri dari jabatannya akhir tahun lalu.

Kini Bupati Nduga Yairus Gwijangge, meresmikan Koramil 1715-07/Kenyam. Koramil itu secara struktural berada di bawah Kodim 1715/Yahukimo.

Dalam peresmian itu, Gwijangge didampingi Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan.

"Saya bersama Bupati Nduga Yairus Gwijagge secara simbolis bersama-sama meresmikan Koramil 1715-07/Kenyam Kodim 1715/Yahukimo di Kenyam, Kabupaten Nduga," kata Pangemanan melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Dengan adanya Koramil ini, kata Pangemanan, untuk membantu dan menopang pemerintah daerah. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Nduga.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa daerah ini merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan gangguan keamanan yang cukup tinggi di Papua. Sehingga dengan pembangunan ini kita berharap dapat meminimalisir kerawanan tersebut," tuturnya.

Ke depan, lanjut Pangemanan, akan diresmikan Kodim yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. “Adanya Kodim Nduga diharapkan dapat membantu dan mengutamakan kerja bermitra dengan seluruh elemen masyarakat sehingga tercipta kamtibmas yang diharapkan bersama”, imbuhnya.

Sedangkan Bupati Nduga Yairus Gwijagge mengklaim, pemerintah dan masyarakat sangat mengharapkan adanya Kodim dan Polres untuk membantu menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Nduga.

“Saya selaku pimpinan Pemerintah Kabupaten Nduga dan masyarakat, selalu mengharapkan adanya Kodim di Kabupaten ini. Itu adalah harapan kami yang sangat besar. Karena daerah ini dianggap tidak aman dan masih rawan terhadap gangguan dari kelompok-kelompok yang masih berbeda pendapat dengan kami”, katanya.

Namun Gwijagge memberikan saran, personel TNI dan Polri yang bertugas di Nduga, tidak melakukan kekerasan. Melainkan memberikan pemahaman yang baik ke masyarakat.



Baca juga artikel terkait PAPUA atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Politik)

Reporter: Antara
Editor: Dieqy Hasbi Widhana
DarkLight