Menuju konten utama

Rekomendasi Tempat Wisata di Banjarbaru untuk Liburan Imlek 2023

Daftar rekomendasi lokasi wisata di Banjarbaru untuk liburan Imlek 2023. 

Rekomendasi Tempat Wisata di Banjarbaru untuk Liburan Imlek 2023
Suasana objek wisata Danau Seran di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (19/5/2021).ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hp.

tirto.id - Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023. Tahun Baru Cina yang bertepatan dengan Shio Kelinci Air ini diharapkan dipenuhi kedamaian sampai kemakmuran sepanjang tahun.

Pemerintah Indonesia turut memberikan hari libur nasional tepat di hari perayaan Imlek. Selain itu, pemerintah masih menambah satu hari cuti bersama yang diletakkan satu hari setelahnya, yaitu 23 Januari 2023 melalui SKB 3 Menteri terkait kebijakan cuti bersama tahun 2023. Dengan demikian, momen Imlek mempunyai dua hari libur pada 22-23 Januari 2023.

Ke mana menghabiskan liburan Imlek? Bagi masyarakat yang tinggal di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan atau sekitarnya, ada banyak pilihan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Di antaranya adalah wisata alam dan wisata pendidikan. Berikut ini beberapa rekomendasinya.

Rekomendasi Wisata di Banjarbaru Saat Libur Imlek 2023

1. Danau Caramin

Danau Caramin mulanya daerah bekas galian tambang dari PT Galuh Cempaka. Bekas galian lalu terisi dengan air dan jadilah danau berair biru yang dikelilingi hutan galam. Masyarakat setempat lalu mengelola danau seluas kurang lebih 10 hektar ini.

Danau Caramin bisa ditemukan pada ujung Jalan Manggis di Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Banjarbaru. Di sana wisatawan dapat berkeliling danau menggunakan kelotok (perahu motor) dan perahu karet.

2. Kebun Raya Banua

Kebun Raya Banua sebagai tempat konservasi berbagai tumbuhan berkhasiat obat khas Kalimantan Selatan. Mengutip situs Kebun Raya Banua, di sana terdapat beberapa zona koleks tumbuhan.

Di antaranya adalah zona tumbuhan atsiri, aromatik, dan rempah; zona tumbuhan buah; zona tumbuhan dikotil, dan zona tumbuhan anggrek.

Lokasi Kebun Raya Banua terletak dalam kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang ada di Kota Banjarbaru. Luasnya mencapai 100 hektar. Kebun raya ini diresmikan pada 8 Desember 2016.

3. Bekantan Park

Bekantan Park dapat ditemukan di Jalan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Lokasinya tidak jauh dari Danau Caramin.

Bekantan Park menawarkan wisata outbound yang dikhususkan untuk anak-anak. Beberapa jenis permainan yang ada adalah flying fox, jembatan tali, hingga berinteraksi dengan binatang reptil. Tempat tersebut juga cukup fotogenik untuk lokasi swafoto.

4. Museum Lambung Mangkurat

Museum Lambung Mangkurat di Kota Banjarbaru menyimpan beragam koleksi sejarah dan peninggalan yang ditemukan di daerah Banjar, Kalimantan Selatan. Museum ini terdiri dari dua lantai dengan luas area mencapai 1,5 hektar.

Di dalam Museum Lambung Mangkurat terdapat 11.965 koleksi benda bersejarah. Dari keseluruhan koleksi tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam 10 jenis koleksi. Kolek ini meliputi Geologi/Geografi, Biologi, Etnografika, Arkeologi, Historika, Numismatika/Heraldika, Filologi, Keramologi, Seni Rupa, dan Teknologi.

Contoh koleksinya seperti peninggalan Kesultanan Banjar, Canding Agung dan Candi Laras, perkakas batu, ukuran kayu Lilin, dan alat pertanian masa lalu. Ditemukan pula koleksi perabot rumah tangga, alat musik tradisional, dan sebagainya.

5. Hutan Pinus Mentaos

Kawasan Hutan Pinus Mentaos yang ada di Jalan Pangeran Suriansyah Ujung, Komet, Kota Banjarbaru disulap menjadi tempat wisata alam. Bahkan, di sana juga kerap dijadikan lokasi prewedding.

Tempat rekreasi ini cukup sejuk dan dapat memulihkan tekanan pikiran setelah terjebak rutinitas harian. Mengutip situs Kemenparekraf, pemandangan di Hutan Pinus Mentaos sangat indah dan penuh tumbuhan hijau. Fasiltas yang tersedia antara lain tempat jajan, area swafoto, dan area parkir yang memadai.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo