Indeks Pt Pal
Melukis PT PAL
Kegiatan melukis bersama di PT PAL (Persero) yang diikuti oleh 70 pelukis dari berbagai daerah di Indonesia tersebut bertujuan untuk mengabadikan kegiatan pembuatan kapal perang serta suasananya sekaligus upaya untuk memperkenalkan salah satu industri perkapalan di Indonesia.
PT PAL Luncurkan Kapal Perang
PT PAL Indonesia meluncurkan dua kapal perang yakni jenis "Strategic Sealift Vessel (SSV)" Davao Del Sur-602 yang akan diekspor kedua ke Filipina dan kapal perang kelas fregate jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) yang diberi nama KRI I Gusti Ngurah Rai-332 pesanan Kemhan RI.
Menjadi Nomor Satu di Bawah Laut
Negara pengguna dan armada kapal selam di penjuru dunia terus bertambah termasuk di Asia. Di ASEAN, pada 2009 Malaysia mengumumkan memiliki dua kapal selam pertamanya. Menyusul langkah Singapura yang sudah menambah kapal selam mereka hingga totalnya ada enam kapal selam. Bagaimana dengan Indonesia?
Pabrik Kapal Selam di Indonesia
PT PAL Indonesia (Persero) menjadi produsen kapal selam di Indonesia. Kemampuan ini, bagian dari kerjasama pembelian tiga kapal selam dari Korea Selatan. Perakaitan kapal selam berlangsung di Surabaya, Jawa Timur rencananya mulai tahun depan.
Ini Kecanggihan Kapal Perang Indonesia Yang Dipuji Filipina
Kecanggihan kapal perang BRP Tarlac buatan Indonesia mendapat pujian dari Manila. Hal itu karena ketika melakukan manuver dengan memaksimalkan kecepatan yang dimiliki kapal hingga mencapai 16,2 knot dan terbukti tetap stabil dan tidak ada goncangan. Selain itu, kapal perang tersebut memiliki dua kapal pendukung atau "landing craft utility" (LCU) ke dalam bagian belakang kapal. Kapal tersebut juga memiliki alat pemadam kebakaran yang berfungsi ketika terjadi kebakaran.

Wapres JK Sambut Ekspor Kapal Perang Pertama Indonesia
PT PAL melakukan ekspor perdana kapal perang buatan Indonesia ke Filipina yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan negara tersebut.

Satu Negara Timur Tengah Mau Pesan Kapal PT PAL
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) M Firmansyah Arifin mengatakan salah satu negara di wilayah Timur Tengah tertarik memesan 4 kapal perang buatan PT PAL. Firmansyah mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses negosiasi, namun dirinya tak mau mengungkap negara yang dimaksud.
Masuk tirto.id








