Indeks Psikologi
Jangan Gengsi untuk Menangis
Menangis adalah satu bentuk ekspresi emosi. Ia bisa lahir dari kesedihan yang luar biasa, kelegaan luar biasa, atau kebahagiaan luar biasa. Dalam banyak peradaban, menangis adalah bentuk ekspresi kultural. Ia hadir dalam pemakaman dan juga pernikahan.
Mereka yang Takut Menikah
Ada orang yang ingin cepat menikah, sebagian lain justru menghindari pernikahan. Bisa jadi yang menghindari pernikahan ini mengalami gamophobia—sebuah ketakutan irasional untuk membuat komitmen. Anda mengalaminya? Jika ya, Anda tak perlu cemas.
Sisi Gelap di Balik Kecantikan Barbie
Pada 2006, Jurnal Developmental Psychology edisi 42 melaporkan bahwa anak-anak perempuan yang main Barbie memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih rendah serta hasrat yang lebih besar untuk mempunyai tubuh kurus ketimbang anak-anak yang tidak main boneka sama sekali atau main boneka yang mencerminkan bentuk tubuh berbeda dari Barbie.
Motivasi untuk si Lemah Akal
Meski tak sanggup memahami hal mendasar seperti hukum sebab-akibat, Mario Teguh percaya diri dan terampil bicara berputar-putar dan suaranya empuk. Menurut data tahun 2013, tarif jasa motivator yang senang menyapa audiensnya dengan “Salam Super” ini adalah 110 juta rupiah per jam.
Psikolog Ungkap Peran Keluarga Atasi Persoalan Bangsa
Keluarga merupakan lingkup terkecil tempat menyelesaikan konflik di Indonesia.
Mendidik Anak dengan Teori XY
Pada prinsipnya, anak ingin dimengerti. Mereka ingin tahu apakah perbuatannya baik atau buruk, mengapa mereka melakukan perbuatan buruk, dan pada akhirnya ingin dibantu orang tuanya agar mampu menghindari perbuatan buruknya. Sebagai orang tua, tentu kita ingin mendampingi mereka dan permasalahan hidupnya.
Mengapa Kita Bisa Jatuh Cinta?
Mengapa ada orang-orang yang saling jatuh cinta pada pandangan pertama dan ada yang tidak? Sains mengungkap sebagian misteri yang melingkupi fenomena penting dalam hidup tersebut.
Masuk tirto.id








