Indeks Premium
Pertamina Klaim Konsumsi Premium Turun Drastis Hampir 50%
PT Pertamina (Persero) mengumumkan komsumsi BBM jenis premium terus menurun drastis hingga hampir 50 persen. Proporsi konsumsi premium pada kuartal I 2016 masih 83 persen dan turun jadi 44,3 persen pada periode sama di 2017.
Variasi BBM Sebabkan Tren Penurunan Konsumsi Premium
BBM berkualitas yang makin variatif telah menyebabkan adanya tren penurunan pemakaian Premium. Penurunan ini dinilai sebagai langkah bijak karena dengan kualitas yang lebih baik, bisa diperoleh dengan biaya yang beda tipis.

Ketika Premium Makin Tergusur
Data penjualan BBM jenis Pertalite dan Pertamax meningkat pesat pada 20 hari pertama September 2016. Kenaikannya mencapai 45 persen dari total konsumsi BBM yang mencapai 91 ribu kiloliter per hari. Akankah tren penjualan ini memuluskan rencana pemerintah menghapus RON 88?

Pertalite Mulai Geser Premium di Kalimantan Barat
PT Pertamina menyatakan permintaan BBM jenis Premium di Kalbar dalam 3 bulan terakhir turun hingga 3 persen sejak peluncuran BBM Pertalite.

Penjualan BBM Subsidi 2016 Tutupi Kerugian 2015
PT. Pertamina mengungkap penjualan bahan bakar minyak bersubsidi jenis Premium dan Solar sepanjang 2016 ini bisa menutupi kerugian perusahaan dari penjualan BBM jenis yang sama tahun 2015. Selama periode 1 Januari 2015-31 Desember 2015, Pertamina mengalami kerugian sebesar Rp6,3 trilliun dari penjualan Premium.

Pertamina-BRI Jajaki Perluasan Kerja Sama Penjualan Pertalit
Tingginya penjualan Pertalite di wilayah Maluku hingga Papua membuat PT Pertamina wilayah pemasaran Maluku-Papua mencoba menjajaki kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk meningkatkan penjualan produk tersebut di Jayapura, Papua.
Masuk tirto.id









