Indeks Kpr

Sepertiga Milenial Membeli Rumah dengan Uang Orang Tua
Harga rumah makin mahal, sedangkan kenaikan gaji seorang karyawan tak sepadan. Para milenial mengandalkan uang orang tua mereka untuk membeli rumah pertama, dan rela berhemat untuk bisa membelinya.
BPJS Hadirkan Kembali Fasilitas Uang Muka KPR
Fasilitas pembiayaan rumah dan uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kembali hadir bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Suku Bunga KPR Jadi Salah Satu Penghambat Usaha Properti
Faktor utama yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis properti adalah suku bunga KPR, uang muka rumah, perijinan, pajak, serta kenaikan harga bangunan.

Akal-akalan DP Nol Persen
Sejumlah pengembang memasang iklan DP nol persen, meski BI jelas-jelas melarang. Aslinya, DP nol persen merupakan hasil "kreativitas" pengembang untuk menggaet konsumen. DP tetap dibayar dengan cara menggelembungkan nilai KPR.
BI Prediksi Bunga KPR Turun Tahun Depan
Bank Indonesia (BI) meyakini penurunan bunga kredit konsumsi, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) akan semakin terdorong seiring dengan transmisi pelonggaran kebijakan moneter ke suku bunga perbankan akan semakin terasa pada 2017.
BI: Uang Muka Kredit Pemilikan Rumah Turun Menjadi 15%
Bank Indonesia (BI) telah secara resmi mengubah ketentuan rasio nilai pinjaman dari aset (loan to value/LTV) kredit pemilikan rumah pertama menjadi 85 persen, sehingga uang muka yang harus dibayar nasabah menjadi 15 persen dari total harga rumah, menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai 20 persen.
Anak Muda Yogya Terancam Tunawisma
Harga rumah di Yogyakarta semakin lama akan semakin naik. Sementara itu, banyak pegawai negeri atau pegawai swasta yang ingin membeli rumah. Standar gaji yang memenuhi syarat kelonggaran dalam mencicil rumah diketahui antara Rp4,5-5 juta rupiah perbulan agar bisa ikut program kredit pemilikan rumah (KPR). Lalu, bagaimana nasib anak muda Yogya yang bergaji rata-rata standar upah minimum regional?
Bank Perlu Lakukan Edukasi Agar Tak Rugikan Konsumen KPR
Penelitian YLKI pada triwulan-I 2016 menemukan selama ini bank tidak cukup memberikan akses informasi dan edukasi kepada konsumen dalam melakukan penawaran produk KPR. Akibatnya, konsumen seringkali dirugikan atas isi perjanjian kredit termasuk dampak dan kemungkinan timbulnya akibat hukum.
Masuk tirto.id







